Gelar Workshop, AWPI Bangun Sinergisitas Satuan Pendidikan dan Penegak Hukum

21

METRO – Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) DPC Kota Metro Lampung, Selasa (5/3), menggelar workshop dengan tema ‘Menuju Sinergitas Satuan Pendidikan Jurnalis dan Penegak Hukum’. Kegiatan yangdigelar di gedung serbaguna STO Dharma Wacana, Kota Metro, ini diikuti oleh kepala sekolah dan bendahara SD hingga sekolah menengah.
Workshop sehari ini memberikan pemahaman tentang kejurnalisan, undang undang IT dan Tipikor, agar menjadi senergisitas antara satuan pendidikan dengan Jurnalis, serta penegak hukum.

Workshop ini juga menghadirkan pembicara diantaranya, Naim Emel Prahana, Hengki Ahmad Zajuli, Ketua DPD Provinsi Lampung (Pimpinan Haluan Lampung Group), Suparman (Pimpinan SKH Poros Daily), Kejaksaan Negeri, Inspektorat dan Polres Kota Metro.

Hadir pada di kesempatan itu Kepala Dinas Pendidikan Ir. Ria Andari, M. Pd, Kepala dinas Kominfo Farida, Forkopimda, dan peserta undangan dari Kepala sekolah dan bendahara, SD, SMP, SMA, SMK dan sederajat sekota Metro.

Ketua AWPI Kota Metro Verry Sudarto disela sela kegiatan mengatakan, tujuan dilakukan workshop ini untuk memberikan pemahaman kepada kepala sekolah baik dari tingkat SD, SMP, SMA dan SMK, tentang undang undang IT dan Tipikor, sehingga mereka bisa memahami mengenai hal tersebut secara komprehensif.

“Yang terpenting dengan adanya workshop seperti ini, dapat memberikan pelajaran serta pemahaman tentang Undang undang IT dan Tipikor bagi para para kepala sekolah,” jelasnya.

Walikota Metro yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro, Dra. Farida menyampaikan, tujuan kegiatan workshop adalah untuk memberikan pemahaman kepada para kepala sekolah dan bendahara di satuan pendidikan SD, SMP, SMA/SMK se-Kota Metro tentang tindak pidana korupsi dan UU IT.

“Kami menyambut baik, dan mengapresiasi kegiatan workshop yang diadakan oleh Organisasi kewartawanan AWPI Kota Metro untuk menuju sinergitas antara satuan Pendidikan dengan Jurnalis serta Penegak Hukum.Diharapkan kegiatan ini bisa berkelanjutan, mengingat peran pers sangat begitu penting, yakni sebagai pilar ke empat demokrasi, juga sebagai penyebar informasi, kontrol sosial, penyambung aspirasi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ir. Ria Andari, M. Pd, Kadis Pendidikan mengatakan, pihaknya merasa bahagia, bahwa AWPI menjadi bagian tak terpisahkan dari kemajuan pendidikan di Kota Metro.

“Mudah mudahan sinergitas ini, kepala sekolah saya akan mengetahui kejurnalistikan apa itu undang undang IT, dan bagaimana untuk mengatasi masalah tipikor. Jadi, diharapkan mereka tidak buta lagi dengan adanya workshop ini, kalau dulu mereka Apriori dengan wartawan mudah mudahan dengan adanya kegiatan ini mereka tau dan paham, karna kepala sekolah kita tidak selalu salah, terlebih Metro sebagai kota pendidikan milik kita semua, sukses untuk AWPI,” ungkapnya. (Wahyu/JJ).