Harga Gabah Di Lampung Turun

14

Bandarlampung – Harga gabah di tingkat petani maupun penggilingan Provinsi Lampung, pada Februari 2019 turun dibandingkan balance sebelumnya.

“Penurunan rata-rata harga kelompok kualitas GKP di tingkat petani sebesar
5,19 persen dari Rp5.398 per kilogram,” kata Kepala Badan Pusat Statistik Privinsi Lampung, Yeane Irmaningrum, di Bandar lampung, Kamis.

Ia menyebutkan, untuk kualitas yang sama, harga gabah di tingkat penggilingan turun sebesar 5,25 persen dari Rp5.483,33/kg.

Menurutnya, harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai Rp6.000 per kg pada gabah kualitas GKP dengan varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu.

Harga gabah terendah mencapai Rp4.600 per kg pada gabah kualitas GKP dengan varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah.
“Harga tersebut berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yaitu Rp3.700/kg,” katanya.

Menurutnya, tingkat penggilingan, harga gabah tertinggi Rp6.050per kg
pada gabah kualitas GKP dengan varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu.

Sementara, lanjutnya, harga gabah terendah kelompok kualitas GKP yaitu Rp4.650,00 per kg dengan varietas Mapan terdapat di Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah.

Ia menambahkan, harga tersebut berada di atas HPP yaitu Rp 3.750 per kg.
Selama Februari 2019, survei harga produsen gabah mencatat 49
observasi. Observasi didominasi oleh kelompok gabah kualitas Gabah Kering Panen (GKP) dan Gabah Kering Giling (GKG). ant