Kejari ‘Dalami’ Keterlibatan PJ Sekda Tanggamus

9

TANGGAMUS-Langkah tegas Kejari Kotaagung dalam upaya membongkar dugaan penyimpangan pada proyek Pengadaan Prasarana Lampu Jalan dan proyek FS jalur Kereta Api Pringsewu-Gisting, patut diapresiasi.
Terlebih, Kejari Kotaagung memastikan jika laporan kasus yang mengarah pada Pj Sekda Tanggamus Drs. Hamid Heriansyah Lubis, M.Si, yang pada saat itu menjabat sebagai Kadishub selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) terus berjalan.

“Dalam melakukan proses penyelidikan kejaksaan tidak gegabah mengingat saat ini sedang diadakan seleksi pejabat eselon II dan sedang berjalan. Petunjuk pimpinan agar supaya mengedepankan kondusifitas di Kabupaten Tanggamus, Kejari Tanggamus tetap akan memproses hukum Pj. Sekda Tanggamus terkait perkara yang dilaporkan,” tegas Kasi Intelijen Kejari Kotaagung Ridho Rama SH, MH., didampingi pemeriksa Adi Mulyawan SH, MH., saat menerima perwakilan massa, Rabu (20/3) lalu.

Ditegaskan Ridho, jika terkait laporan kasus ini pihaknya sedang bekerja dan masih dalam tahapan penyelidikan. Diungkapkannya, pihaknya sudah memanggil dan memeriksa beberapa pejabat Dishub Tanggamus dan meminta berkas-berkas dalam proses penyelidikan perkara dimaksud.
“Sudah kami periksa beberapa pejabat Dishub,” tandansya.

Diberitakan sebelumnya, dugaan penyimpangan proyek Pengadaan Prasarana Lampu Jalan dan proyek FS jalur Kereta Api Pringsewu-Gisting, yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) Tanggamus kembali disoal. Terlebih, proyek ini mengarah pada keterlibatan Pj Sekda Tanggamus Drs. Hamid Heriansyah Lubis, M.Si, yang pada saat itu menjabat sebagai Kadishub selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Desakan pengungkapan kasus ini disampaikan ratusan massa Perhimpunan Masyarakat Kabupaten Tanggamus (PM-KUTA), Rabu (20/3) di depan halaman kantor Kejari Kotaagung.

Massa mempertanyakan laporan HMI dan Imamta ke Kejari Kotaagung terkait dugaan penyimpangan proyek tersebut yang sudah tiga bulan belum juga ada perkembangan.

Ketua PM-KUTA Husni mengatakan, pihaknya mendesak dan mendukung Kejari untuk segera menetapkan Pj. Sekkab Tanggamus tersangka dalam kasus ini. Pihaknya juga mencurigai molornya penanganan kasus ini, akibatnya kinerja kinerja Kejari ‘Mandul’ dan perlu adanya bersih-bersih.

“Kejari Tanggamus terkesan ‘Mandul’ berharap supaya didalam institusi Kejari Tanggamus perlu adanya “bersih-bersih” oleh JamWas melalui Inspektur III Kejaksaan Agung RI, supaya sumbatan proses penegakan hukum dan keadilan bisa berjalan lancar demi menyelamatkan Keuangan Negara/Daerah agar supaya Kejaksaan mampu mempertahankan Prestise Kekuasaan Negara dihadapan rakyat sebagai mana yang termaktub pada PerPres nomor : 38 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan UU nomot : 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI,” kata Husni, dalam orasinya.

Terkait hal ini, Pj Sekda Tanggamus Drs. Hamid Heriansyah Lubis, M.Si, belum berhasil dikonfirmasi, beberapa kali dihubungi via telepon dalam keadaan tidak aktif. (Anton/JJ).