Warga ‘Murka’ Air PDAM Pesawaran Keruh

9

PESAWARAN – Sejumlah warga Desa Kota Jawa, Kecamatan Way Khilau, kecewa saat hendak menggunakan air keran yang disuplai dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Pasalnya, air yang keluar dari keran itu keruh berwarna coklat pekat hingga sama sekali tidak dapat digunakan.

“Air keruh ini telah terjadi sekitar 4 hari yang lalu, yang keluar air kotor bewarna coklat. Bahkan jauh dari kata jernih apa lagi bening. Jangankan untuk minum, untuk mandi ataupun mencuci saja sepertinya tidak layak, karna air itu sudah tak ubahnya seperti air bekas kubangan kerbau,” kata Nasruddin, saat ditemui di rumahnya, Kamis (21/3).

Nasruddin menambahkan, dengan adanya kejadian seperti ini dirinya sangat dirugikan. Sebab ia dulu mendaftar di Kantor PDAM Cabang Kedondong untuk memasang air bersih bukan air butek seperti sekarang ini.

“Parahnya lagi, air butek bewarna coklat ini bukan hal yang baru atau yang pertama kalinya terjadi.Bahkan setiap masuki musim penghujan tiba pasti air keran dirumah saya butek bewarna coklat dan tidak bisa dipakai,” jelasnya.

Untuk itu ia berharap pada perusahaan PDAM, khususnya bagi pengelola yang ada diKecamatan Way Khilau agar cepat tanggap dan dapat segera memberikan solusinya pada warga yang menggunakan air bersih. Karena kata ia, jika dibiarkan berlarut larut dihawatirkan pengguna air PDAM ini lebih memilih menggunakan air sumur ketimbang air bersih.

“Saat ini saja sudah banyak warga yang kecewa, salah satunya saya. Kemungkinan juga yang menggunakan air PDAM ini bukan hanya desa kota jawa saja, dan apa lagi setiap bulan kita bayar. Masak ia kita bayar lalu airnya tidak bisa digunakan, kan rugi kita. Oleh karena itu kami berharap supaya pengelola air PDAM yang ada dikecamatan Way Khilau mencari tau apa penyebab air ini jadi kotor dan butek, supaya pelangan atau pengguna air PDAM tidak merasa dirugikan,” harapnya. (Mus/JJ).