oleh

MENGAWAL PEMILU, KPU Teken Pakta Integritas Dajukan Mahasiswa

BANDARLAMPUNG – Komisi Pemilihan Umun (KPU) Lampung menandatangani Pakta Intergritas bertajuk “Mengawal Pemilu” yang diajukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lampung dan beberapa perguruan tinggi lainnya di Lampung.

Ketua KPU Lampung, Nanang Trenggono, mengatakan, dengan penandatangan pakta integritas ini berarti atensi mahasiswa dan perhatian mereka terhadap sebuah proses demokrasi cukup positif.

“Ternyata kepedulian mahasiswa mengenai pemilu serta mekanisme pemilihan presiden maupun legeslatif masih tinggi dan cukup baik,” kata dia.

Ia mengatakan, KPU Lampung sudah sejak lama mengusahakan apa yang diajukan mahasiswa di dalam pakta integritas tersebut, yaitu meningkatkan partisipasi pemilih menjadi 77,5 persen.

“Kita telah lama mengusahakannya dan itu tidaklah mudah untuk di Lampung, tetapi kami optimistis dapat mencapai angka tersebut,” kata Nanang.

Baca Juga :  Polresta Siapkan 1.167 Personil Untuk Amankan Pilkada Mendatang

Menurutnya, dalam mencapai angka tersebut, pihaknya telah mengkonsolidasi jajaran KPU di 15 kabupaten/kota dengan 228 kecamatan dan 2.640 desa serta mengerahkan 200 ribu lebih anggota KPPS di TPS-TPS untuk mengerjakan tugas dengan baik agar tidak terjadi persoalan di bawah.

Nanang mengharapkan prestasi pada pemilihan gubernur 2018 yang tanpa insiden dapat terulang lagi pada pilpres dan pileg sekarang, maka para petugas di bawah harus bekerja dengan maksimal lagi.

Sementara itu Presiden BEM Unila Fajar Agung mengatakan, jika pakta integritas yang telah ditandatangani bersama tersebut tidak dapat dilaksanakan oleh KPU Lampung mereka akan kembali menggelar aksi dan memberikan sanksi moril terhadap penyelenggara pemilu di Lampung tersebut.

Baca Juga :  Pangdam II/Swj Tutup Latihan Posko I Korem 043/Gatam Ta.2020.

“Kita telah menyampaikan beberapa poin dalam pakta integritas kepada KPU dan kami bersama mereka sudah menandatanganinya agar dapat terlaksana, kami juga akan terus mengawal pemilu ini,” kata dia.

Pakta integritas yang diajukan oleh mahasiswa-mahasiswa itu, yakni meningkatkan partisipasi Pemilu 2019 di Provinsi Lampung minimal mencapai 77,5 persen, melaksanakan transparansi publik terkait anggaran penyelenggara pemilu di Provinsi Lampung.

Kemudian, menindak tegas segala bentuk pelanggaran administrasi dan pidana Pemilu 2019, mengurangi kesalahan-kesalahan dalam penetapan DPT Provinsi Lampung, menekan angka konflik akibat politik identitas.(ant)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed