oleh

Pembagian Rastra ‘Kicut’ Warga Menjerit

TULANGBAWANG- Kantor Dinas Sosial (Dissos) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) tiba-tiba mendadak ramai oleh puluhan warga, Rabu (27/3) pagi sekitar pukul 9.00 WIB.

Kabarnya, para warga dari Tiyuh Penumangan, Kecamatan Tulangbawang Tengah itu sengaja mendatangi kantor tersebut untuk mempertanyakan beberapa hal penting terkait bantuan sosial dari pemerintah yang dikucurkan kepada warga miskin sebagai penerima manfaat.

Mereka menilai, beberapa bantuan sosial seperti Beras Sejahtera (Rastra) dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang seyogianya dikucurkan pemerintah terkesan tidak tepat sasaran.

Sebab, sampai saat ini mereka masih menyaksikan bantuan sosial tersebut diberikan kepada warga yang tingkat perekonomiannya masuk dalam kategori mampu, sementara banyak warga miskin lainnya justru sebaliknya.

Baca Juga :  Bumdes Lingar Jati Pringsewu Diduga Bermasalah

“Ada yang punya mobil, ada yang rumahnya gedong, ada juga yang perkebunannya lebar, tapi mendapatkan bantuan itu. Sedangkan kami yang jelas-jelas tidak mampu justru tidak menerima apapun,”ungkap salah satu warga saat bertemu langsung dengan M.Rasidi, SH, Kepala Dissos Tubaba.

Mereka meminta Dissos Tubaba menjelaskan secara gamblang terkait spesifikasi dan indikator warga yang berhak ditetapkan sebagai penerima manfaat dalam program bantuan sosial dalam rangka pengentasan kemiskinan tersebut.

”Kami sudah sering dimintai data, di foto, bahkan di cek segala macam oleh pendamping tiyuh. Tapi tetap itu-itu saja yang menerima bantuan,”cetusnya.

Menanggapi itu, Kepala Dissos Tubaba, Rasidi SH, hanya menjelaskan bahwa penerima bantuan tersebut berasal dari Basis Data Terpadu (BDT). Namun menurutnya, hal itu masih kembali kepada tiyuh, sebab dalan proses perubahan data yang dilakukan dua kali dalam setahun, tiyuh yang melakukan verifikasi data.

Baca Juga :  Langganan Banjir, Warga Sukarame Minta Pemerintah Cepat Tangani 

“Itu data tiyuh. Mereka yang mendata, kemudian diserahkan ke kami. Untuk melihat mana yang berhak dan mana yang tidak itu juga dari BDT, dan kami ada operatornya,”terangnya.

Terkait hal ini, wargapun meminta agar Dissos Tubaba turun ke tiyuh-tiyuh untuk meninjau dan mengecek ulang data penerima manfaat, agar kedepannya bantuan sosial tersebut menjadi tepat sasaran.
”Kita akan audien dengan masyarakat, kepalo tiyuh serta pendamping PKH dan Rastra. Saya minta jadwalkan saja kapan, saya dan tim siap turun,”tegasnya. (Toni/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed