oleh

BPN Metro Disinyalir Keluarkan Sertifikat Ganda

Metro – Pemilik sertifikat perlu berhati-hati, sekiranya perlu sesekali untuk mencek keabsahan surat berharga itu ke Badan Pertanahan Negara (BPN). jangan sampai terjadi sertifikat ganda, seperti yang terjadi di kota Metro.
Pemegang jaminan sertifikat terkejut saat jaminan  sertifikat ternyata ganda sampai tiga sertifikat, (9/4/2019).

Sertifikat tanah Hak milik no 983 , AQ 390995, Daftar isian no 4406/1995 atas nama Dra Sukasih, pegawai negeri sipil, warga kelurahan Ganjar Agung kota Metro yang di tanda tangani kepala kantor Badan Pertanahan (BPN) kota Metro( Eks Lampung Tengah), Drs. F.Suprihono,MS.

ketika dijaminankan  hutang piutang ternyata ganda alias bodong. BPN kota Metro,melalui Kasi peralihan, Gusta ketika ditemui, menolak kalau sertifikat itu dikeluarkan  Badan Pertanahan, buku itu memang keluaran dari Badan Pertanahan, tapi proses pembuatan tidak melalui kantor pertanahan.

Baca Juga :  Ketua KPU Pesawaran Imbau Warga Agar Tetap Terapkan Prokes Pada Pilkada Mendatang

  Ketika ditanya bagaimana bisa terbit sertifikat ganda, terkesan mengelak ia mengatakan, mungkin itu ada oknum, tapi yang jelas kantor Badan Pertanahan kota Metro tidak pernah terbitkan buku itu. katanya. 

  Terpisah, Lurah Ganjar Agung, Edy Sriumdopo yang juga sebagai saksi hutang piutang mengatakan, kalau dirinya tidak tahu ternyata sertifikat itu palsu.

   “ waktu itu dirinya hanya menjadi saksi dalam perjanjian hutang piutang antara Sukasih dan Adi Candra, itupun karena  sebagai tetangga”. Edy juga mengatakan, dirinya sempat meniliti sertifikat itu, sepengetahuanya sertifikat itu asli jadi tidak menduga ternyata ganda. 

Sebelumnya ketika Adi Candra  menemui koran ini mengatakan,  sertifikat atas nama Sukasih yang dijadikan jaminan hutangnya setelah dicek dikantor pertanahan dinyatakan ganda.  

Baca Juga :  Achmad Chrisna Membuka Kegiatan Sosialisasi Humas KONI Provinsi Lampung

   Sertifikat atas nama yang sama juga sudah menjadi agunan bank dan juga yayasan, jadi kalau dengan yang saya pegang sudah ada tiga sertifikat.

   Kronologinya, Sukasih pinjam uang dengan jaminan sertifikat disitu disaksikan Lurah Ganjar Agung, bapak Edy dan ia mengatakan kalau sertifikat itu asli makanya aku berikan uangnya,kata Adi Candra.

Tapi Berapa lama pinjaman agak seret makanya saya curiga, dan untuk mencari kebenaran sertifikat  saya cek ke kantor Badan Pertanahan Kota Metro, ternyata dikatakan ganda, dan sempat surat itu mau disita oleh BPN,tapi saya tidak kasihkan karena itu jadi barang bukti dan jaminan saya. pungkasnya.(ver).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed