oleh

Mukhlis Targetkan Suara Jokowi 70 Persen di Lambar

LAMPUNGBARAT – Politisi senior PDI Perjuangan Mukhlis Basri menyatakan akan memenangkan pasangan capres-cawapres 01 Jokowi-Ma’ruf Amin di Kabupaten Lampung Barat (Lambar).

Bahkan, mantan Bupati Lampung Barat dua periode itu memasang target hingga 70 persen suara di Lambar untuk Jokowi-Ma’ruf.

“Saya siap mewujudkan kemenangan Jokowi-Ma’ruf di Lambar,” ujar Mukhlis seperti dilansir inilampung.com, Rabu (10/4).

Salah satu wujud komitmen memenangkan paslon 01, Mukhlis akan mengibarkan bendera Pujo di seluruh kecamatan di Kabupaten Lampung Barat. “Saya berjanji akan mengibarkan bendera Pujo untuk kemenangan Jokowi-Ma’ruf,” ujarnya.

Komitmen Muklis disambut Ketua Pujo Lambar, M Ali Akbar yang mengaku siap memenangkan capres 01. “Kami di Lambar akan bekerja maksimal guna memenangkan Jokowi-Ma’ruf,” ujarnya.

Baca Juga :  Debat Wakil Walikota Bandarlampung ‘Banjir Janji’

Senada dengan itu, sejumlah warga Lambar juga berharap Jokowi bisa kembali terpilih sebagai Presiden Indonesia agar dapat melanjutkan pembangunan dan menyejahterakan rakyat.

Hal tersebut antara lain disampaikan Wawan (38), warga Kecamatan Sekincau, Lambar yang hadir di Lapangan Manunggal. Menurut dia, kepemimpinan Jokowi sudah terbukti dirasakan masyarakat, terutama pembangunan infrastruktur jalan.

Menurutnya, pembangunan sangat terasa baginya karena sangat membantu mempermudah pengangkutan hasil pertanian.

“Jokowi dilanjut mas, 2 periode. Saya sangat merasakan pembangunan saat kepemimpinannya,” katanya Wawan yang berprofesi sebagai petani kopi itu.

Wawan berharap, bila Jokowi terpilih lagi dapat meningkatkan harga komoditas pertanian. Menurutnya, selaku petani harga tersebut sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan.

Baca Juga :  Ambisi Wahyu Lesmono: Kembali Pimpin PAN dan Menangkan Paslon 02

“Program-program pak jokowi sangat bagus dan sudah terasa dengan kami. Tapi kami meminta ditingkatkan kembali mengenai harga hasil pertanian,” ucapnya.

Selain itu, Wawan juga meminta Program Keluarga Harapan (PKH) dapat ditinjau kembali. Program ini sangat membantu, namun lapangan banyak ditemukan ketimpangan atau salah sasaran.
“PKH sangat bermanfaan, tapi banyak yang salah sasaran penerimanya. Tolong di tinjau ulang penerimannya,” katanya. (*).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed