oleh

Cegah Serangan Fajar, Panwaslu Diminta Patroli

LAMPUNG TENGAH- Masa tenang selama 3 hari dari 14-16 April mendatang akan menjadi pekerjaan berat untuk Bawaslu dikarenakan rawannya terjadi money politic atau serangan fajar pada masa tenang.
Kamis (11/4), Komisioner Bawaslu Lampung Tengah (Lamteng) Bidang Pencegahan, Edwin Nur mengatakan kepada awak media pihaknya (Bawaslu) telah mengintruksikan kepada seluruh Panwascam dan PPL setempat melakukan giat patroli untuk mencegah terjadinya serangan fajar.

“Sudah saya perintahkan seluruh panwascam dan PPL untuk rutin berpatroli khususnya pada masa tenang nanti untuk mencegah terjadinya serangan fajar,” tegasnya.
Hal ini sudah mulai dijalankan oleh Panwascam dan PPL disetiap kecamatan. Andi Satria, Panwascan Terbanggi Besar (Tebas) menuturkan telah mulai melakukan patroli rutin untuk mencegah terjadinya serangan fajar pada dini hari tadi, Rabu (10/4).

“Malam tadi saya dan pak Edwin sudah melakukan patroli diwilayah Tebas dari jam 11 malam sampai jam 3 pagi,” ungkapnya.
Edwin menambahkan, Katua Bawaslu Lampung (Fatikhatul Khoiriyah) telah mengintruksikan seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota untuk melakukan patroli serentak pada masa tenang.

Baca Juga :  Bumdes Lingar Jati Pringsewu Diduga Bermasalah

“Ketua (Bawaslu Lampung) sudah mengintruksikan untuk patroli serentak pada masa tenang nanti, tapi kami (Bawaslu Lamteng) sudah melaksankannya lebih awal, malam tadi sudah kami mulai patroli bersama panwascam,” ungkapnya.

Diakhir Edwin meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk membantu Bawaslu untuk mencegah serangan fajar, dan jika melihat atau menemukan terjadinya money politic atau serangan fajar untuk segera melaporkannya kepada Bawaslu, Panwascam atau PPL. (Rendra/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed