Gubernur: Pemilu 2019 Memiliki Dampak Psikologis yang Cukup Berat

18

BANDARLAMPUNG- Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengatakan Pemilu 2019 memiliki dampak psikologis yang cukup berat, karena pemilihan presiden dan calon legislatif dilakukan secara bersamaan.
“Secara psikologis ini lebih berat, karena kita menghadapi dinamika kontestasi politik yang memang lebih berat, karena ini baru pertama kali dilaksanakan Pileg bersamaan dengan Pilpres,” ujar gubernur, usai mencoblos di TPS 010 Sumurbatu, Telukbetung, Bandarlampung, Rabu (17/4).

Ia mengaku bersyukur mengingat masyarakat Lampung tetap bisa menjaga situasi yang kondusif, sehingga pembangunan tidak terganggu, perkembangan perekonomian juga berjalan dengan baik. “Hingga pencoblosan tidak ada gangguan dan hambatan bagi pembangunan sampai dengan hari ini.”

Selain itu, Gubernur Ridho juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Lampung untuk tetap menjaga situasi yang kondusif hingga paska pemilihan dan seterusnya.

“Saya mengimbau jangan sampai pesta demokrasi ini membawa dampak yang negatif bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Lampung,” katanya.

Oleh karena itu, ia meminta terus jaga kondusivitas, tidak hanya saat pemilihan, tapi juga setelah pemilihan bahkan sampai seterusnya. “Apapun pilihan kita, semoga dapat membawa lompatan-lompatan pembangunan ke depan,” tandasnya. (Ria/JJ).