oleh

Komandan Ditakar Kalah, PAN Balik Arah

DELAPAN hari usai hari pencoblosan, keyakinan Partai Amanat Nasional (PAN) sepertinya mulai melemah, setelah mati-matian mendukung pasangan 02 (Prabowo-Sandi) bersama partai koalisi pendukung lainnya. Elit partai berlambang matahari terbit sejak kemarin mulai melakukan manuver politik, ‘mendekati kubu 01, dan bahkan menyindir secara tajam pernyataan Ketua Badan Pemenangan Nasional atau BPN, Djoko Santoso.

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Bara Hasibuan merespons ucapan Ketua Badan Pemenangan Nasional atau BPN, Djoko Santoso yang mengklaim bisa meraih kemenangan 80 persen bila tak ada kecurangan.

Ia menilai, tindakan tersebut justru memanasi situasi.

“Itu kan malah jadi memanasi situasi. Dalam hal ini, Pak Djoko Santoso harusnya bisa menggambarkan realitas,” kata Bara, Kamis 25 April 2019.

Baca Juga :  Pantau, Empat Kecamatan Rawan Politik Uang

Dia menambahkan, seharusnya Djoko justru mengondisikan para pendukung agar hasil Pemilu menjadi hal yang harus diterima. Ia mengingatkan, perhitungan suara masih berlangsung hingga sekarang. Sebaiknya, tak ada klaim kemenangan tanpa didukung data valid.

“Jadi, harus menempatkan kepentingan bangsa dan menghormati proses demokrasi yang masih berlangsung. Jangan kita melakukan klaim kemenangan, tetapi tanpa data valid dan kredibel,” tutur Bara.

Kemudian, ia mengingatkan, hasil hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga survei memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin. “Apalagi, kalau klaim tersebut bertentangan dengan hasil hitung cepat yang menurut sejarah dalam beberapa kali pemilu terakhir ini sudah ada,” kata Bara.

Menurutnya, dari pengalaman pemilu sebelumnya hasil quick count terbukti konsisten. “Hampir bisa dikatakan akurasinya 90 persen sama dengan hasil KPU,” kata Bara.

Baca Juga :  Yusuf Kohar Dapat Gelar Adat Raja Memerintah Mangkunegara

Presiden PKS Sohibul Iman, enggan berkomentar soal wacana Partai Amanat Nasional (PAN) ingin mengakhiri Koalisi Adil dan Makmur, yang telah dibentuk bersama dengan Gerindra dan Demokrat.

“Saya tidak tahu, belum dengar. Jadi tidak bisa kasih komentar,” ucap Sohibul, Kamis (25/4/2019).

Dia menuturkan, dirinya tak mau menebak-nebak ke arah mana PAN akan berlabuh. Apakah tetap bersama koalisi atau tidak.

“Enggak mau nebak-nebak, tanyakan saja kepada PAN,” pungkasnya.(dbs/iwa)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed