Dendi Ramadhona: Wayratai dan Desa Wates Urat Nadi Perekonomian Pesawaran

33

PESAWARAN – Pesatnya pembangunan di Bumi Andan Jejama salah satunya di bidang Infrastruktur menjadikan Kecamatan Way Ratai termasuk urat nadi perekonomian di Kabupaten Pesawaran.

“Kecamatan Way Ratai, Desa Wates ini sudah termasuk menjadi urat nadi perekonomian di Kabupaten Pesawaran, karena saat ini infrastrukturnya sudah terkoneksi dengan Kecamatan Kedondong dan lainnya,” ungkap Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, saat menghadiri penilaian Lomba Desa, BBGRM ke-XVI dan BUMDes tingkat Provinsi Lampung tahun 2019, di Desa Wates, Kecamatan Way Ratai, Kamis (2/5).

Menurutnya, kegiatan perlombaan desa ini merupakan salah satu kinerja daripada Pemkab Pesawaran hingga ke tingkat desa.
“Kecamatan Way Ratai, khususnya Desa Wates ini meskipun daerahnya diatas puncak gunung, tapi saya yakin punya potensi besar untuk menjadi juara,” ujarnya.

Dendi pun menginginkan, bagi desa yang di nyatakan sebagai pemenang harus memiliki dampak positif bagi masyarakat.
“Pada lomba desa ini, kami bukan hanya ingin menjadi juara saja, tapi sudah terbukti bagi desa yang menjadi juara akan kita kejar dan prioritaskan indeks pembangunannya, karena percuma juara tapi tidak ada dampak bagi masyarakatnya,” katanya.

Ia pun meyakini jika Kabupaten Pesawaran dipercaya menjadi juara akan berupaya keras untuk menang pada lomba desa tingkat Nasional.
“Kami berkomitmen jika dipercaya pak Gubernur (M. Ridho Ficardo) kami tidak akan buat malu, karena kami akan bekerja keras untuk jadi juara tingkat nasional pada ajang lomba desa ini,” sebutnya.

Sementara itu, Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo yang diwakili oleh Kadis PMD Provinsi Lampung Syaiful Darmawan menuturkan bahwa, kegiatan ini juga dijadikan sebagai bahan evaluasi terhadap pembangunan hingga ke tingkat desa.

“Lomba desa merupakan ajang evaluasi, untuk melihat efektifitas pembangunan desa, melalui instrumen ini kita bisa tahu sejauh apa pembangunan yang dilakukan di desa,” tuturnya.

Dijelaskannya, saat ini pembangunan di desa didukung penuh Pemerintah Pusat, maka dari itu, butuh dukungan juga dari seluruh lapisan masyarakat.
“Untuk itu kita perlu lakukan evaluasi, apakah proses pembangunan tersebut sudah dilakukan dengan baik, sehingga nantinya dapat berdampak pada mengurangi angka kemiskinan masyarakat. Tentunya, peran Kades untuk mendorong partisipasi masyarakat desa juga sangat menentukan,” jelasnya. (Toni/Mus/JJ).

Haluan TV APK