Jelang Ramadhan, Harga Bawang Putih 80 Ribu/Kg

11

LAMPUNG UTARA- Jelang Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) bersama Kepala Dinas Perdagangan, Wan Handri melakukan Sidak ke Pasar Sentral dan Pasar Decon, Jumat (3/5).
Dalam Sidak itu, tidak ditemukan kenaikan bahan pokok hanya saja ketimpangan harga dengan bawang putih diantara satu pedagang dan pedagang lain dari harga 50 ribu sampai dengan 80 ribu/ Kg yang tengarai menjadi isu nasional.

“Menjelang bulan suci Ramadhan kita melaksanakan arahan Bupati Lampung Utara H. Agung Ilmu Mangkunegara Untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat aman dari segi harga dan persediaannya,” ungkapnya.

Masih dikatakan Wanhendri, mengenai kenaikan harga bawang putih dalam beberapa waktu lalu kita sudah berkoordinasi dengan pihak Provinsi Lampung guna mencari solusinya.
“Secara keseluruhan dari hasil pantauan kita di pasar Sentral dan pasar dekon mengenai bahan pokok yang masih stabil dan relatif,” jelasnya.
Usai melakukan sidak dipasar pihaknya melakukan peninjauan dipusat perdagangan Ramayana mengenai bahan pokok makanan yang layak untuk di komsumsi.

“kita temukan makanan yang tidak layak untuk dikomsumsi,namun makanan tersebut belum habis masa ekpired (Kadaluarsah) dan kami himbau untuk dipisahkan agar tidak beli oleh pembelanja,” jelas Wanhendri pada saat di wawancarai media.
Pada saat ditanya mengenai harga eceran untuk bawang putih (Het) Wanhendri menjelaskan tidak ada,sesuai yang diatur dalam peraturan menteri perdagangan (Pemendagri) tahun 1998 hanya mengatur untuk bawang merah yakni 32.000,’ per kilogram.

“Jadi kalau mengacu Pemendagri bawang merah hanya 32.ribu per kilogram namun ini yang terjadi dengan bawang putih mencapai harga Rp,80.ribu, dengan kenaikan bawang putih tersebut tentunya menjadi keluhan bagi masyarakat.namun ini hanya kelangkaan saja,” jelasnya.(Febri/JJ).