OP Sukses Tekan Harga Bawang Putih

25

BANDARLAMPUNG – Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya menstabilkan harga bawang putih di seluruh daerah melalui operasi pasar (OP) yang sudah dimulai, Kamis (9/5). Dampak OP seketika mampu menekan harga bawang putih, meski dirasa masih terlalu tinggi.

Jumlah bawang putih yang digelontorkan sebanyak 1 kontainer yakni 29 ton. Operasi pasar ini dilakukan di tiga titik yakni Pasar Panjang, Pasar Tugu dan di Toko Tani Indonesia (TTI) Lampung. Direktur Jenderal Hortikultura, Kementan, Suwandi mengatakan operasi pasar di Provinsi Lampung bukan baru dimulai, tapi sudah berjalan sejak dua hari yang lalu sebanyak 3 kontainer, setara 90 ton dan kemarin dipasok dengan jumlah 7 truk, setara 50 ton. Adapun kebutuhan Lampung akan bawang putih sebanyak 28 ton per hari.

“Setelah operasi pasar ini, diikuti pasokan rutin dari distributor untuk masuk Lampung sebanyak 4 sampai 5 truk per hari. Kemarin 3 kontainer, muatanya 90 ton masuk lampung . Juga ada satu distributor rutin 2 truk tiap hari pasok bawang putih ke Lampung,” kata Suwandi saat operasi pasar di Pasar Panjang, Bandar Lampung.

Setiap hari pasokan dikirim masuk pasar. Dia mengatakan tidak ada lagi alasan harga naik. Untuk Provinsi Lampung diharapkan harga stabil pada kisaran Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu per kg.

Dia menegaskan stok bawang putih selama Bulan Ramadhan hingga Idul Fitri tahun ini melebihi kebutuhan. Pada tanggal 5 Mei, para importir telah sepakat harga bawang putih Rp 25 ribu per kg dengan harga tertinggi Rp 30 ribu per kg dan harga tidak boleh lebih dari harga ini.

“Oleh karena itu, sesuai dengan arahan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, kami meminta pada para importir di seluruh Indonesia untuk bertanggung jawab agar harga bawang putih turun dari rata rata Rp 48 ribu hingga Rp 60 ribu per kg menjadi Rp 25 ribu per kg, dan paling mahal Rp 30 ribu per kg. Para importir bertanggung jawab juga harga tersebut berlaku sampai ke konsumen,” tegasnya.

Harga bawang putih di pasar tradisional di Bandar Lampung mulai sejak kemarin mulai turun menjadi Rp55 ribu per kg.

Namun, penurunan harga bawang putih tersebut masih dinilai masyarakat di atas rata-rata harga normal. Sebelumnya, harga bawang putih melonjak tinggi mencapai Rp70 ribu per kg.

Terkait stok bahan pangan hingga lebaran, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikuktura Provinsi Lampung, Achmad Chrisna Putra menyebutkan pasokan pangan saat Ramadhan hingga Idul Fitri dipastikan aman. Pasalnya sudah diantisipasi sejak awal, dengan tanam 3 sampai 4 bulan yang lalu lebih tinggi dibanding bulan biasanya.

“Untuk telur daging minyak gula cabai dan bawang merah, pasokanya aman dan harga stabil. Bahkan produksi tanaman pertanian di Lampung surplus dan dikenal sebagai pemasok sayuran, buah dan pangan lain ke Jakarta. Inilah yang membuat kami bisa pastikan pasokan aman dan harga stabil,” sebutnya.(ria)

Haluan TV APK