Ridho Merasa Mulai Ditinggalkan Pejabatnya

11

BANDARLAMPUNG – Walikota Bandarlampung Herman HN mengharapkan Guberbur Lampung Ridho Ficardo tetap menjalin silaturahmi dengannya meski nanti sudah tak menjabat sebagai gubernur.

“Jangan sampai Pak Gubernur tidak melaksanakan tugas lagi. Nanti mau tegur saja susah. Malah nunduk-nunduk pas ketemu di jalan,” ujar Herman pada momen Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Lampung di Pemerintah Kota Bandarlampung di i Masjid Agung Al Furqon, Senin (13/5).

Tak cuma itu, di depan Ridho, Herman juga meminta jajaran eselon II Pemprov tetap mendengarkan Ridho meskipun segera turun dari jabatannya.

“Saya juga bulan Februari 2021 habis. Tapi Bapak Ridho duluan yang selesai. Kepala dinas dan badan, jangan munafik. Kan SK yang tandatangan Pak Ridho. Tunjangan tandatangan Pak Gubernur. Jangan lupain begitu sajalah,” pungkasnya.

Mendapat pembelaan, Ridho tak sungkan menceritakan kondisinya saat ini yang mulai ditinggalkan pejabatnya.

Menurutnya, banyak pejabat yang sudah beralih ke Gubernur Lampung terpilih, Arinal Djunaidi.

“Di masa-masa transisi ini, banyak omongan di belakang saya. Saya tanya langsung, nggak ada yang mau ngaku. Entah loyal atau pengecut betul,” jelasnya.

Ridho mengungkapkan, ia tidak melarang para pejabatnya silaturahmi atau menjalin hubungan baik dengan gubernur terpilih. Ia hanya meminta untuk menjaga perasaannya dan Wakil Gubernur Bachtiar Basri selama masa jabatan.

“Iya nanti memang ada gubernur kedua dari Partai Golkar yang dilantik. Pertama kan Pak Alzier yang kedua ini entah dilantik atau nggak. Ntar kalau sudah dilantak baru tahu,” paparnya.
Ridho menceritakan kelihatannya saja jadi gubernur itu gagah, enak. Tapi saat ini banyak teman-temannya, yang tidak bisa lagi di-SMS atau WhatsApp.

“Pak Wali tahu persis saya, jarang ngomong tapi kalau bertindak ya bertindak betul,” katanya seraya tertawa. (rls/iwa)