Bukan Sulap Bukan Sihir, ADD Lampura 2018 ‘Lenyap’

1

LAMPUNG UTARA-Carut marut pengelolaan anggaran dana desa (ADD) di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) menimbulkan gejolak. Puncaknya, puluhan kepala desa (Kades) yang tergabung dalam Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), Senin (13/5) mendatangi kantor Pemkab Lampura mempertanyakan ADD tahun 2018 ‘Lenyap’ bahkan belum juga cair.

Mewakili Kades, Edwar Syahputra menegaskan, jika kedatangan Kades mempertanyakan realisasi pencairan ADD 2018 yang belum dibayarkan sebanyak tiga bulan yakni, Agustus, September dan Oktober 2018.
“Makanya kami bersama rekan-rekan Kades menanyakan, kapan sih ADD itu akan dicairkan, bahkan berkas kami pun belum juga ada tanda bahwa sudah diterima mereka, ” ungkap Edawar, yang juga ketua Apdesi Lampung Utara ini.

Dijelaskan Edwar, dalam penjanjian itu akan direlisasikan sebanyak tiga bulan dan jika dikalkulasikan dana tersebut sebanyak Rp 9 miliar rupiah. Tapi dari hasil pertemuan tadi, pihak Pemkab hanyak mampu mencairkan dana sebanyak satu bulan, dengan alasan bahwa dana anggaran tersebut tidak ada.

“Makanya kami menuntut hal ini, kami memberikan toleransi apabila dibayarkan dua bulan dahulu kemudian satu bulannya di bulan Juni, itu kami terima, tetapi jika satu bulan dibayarkan bulan Mei, kemudian dua bulan bulan Juni, kami tidak akan menerima dana tersebutm,” tegas Edwar.

Untuk diketahui, erlu diketahui, untuk DD tahun 2018 Kabupaten Lampung Utara, sebanyak lima bulan yaitu Agustus, September, Oktober, November, Desember, hingga kini anggaran tersebut belum dicaikan Pemkab setempat.
Terkait hal ini, pihak Pemkab Lampung Utara belum berhasil dkonfirmasi. (Febri/JJ).