oleh

Warga Mesuji Masih Berharap Program Baperlahu

  • Cap: Nampak rumah Kawit yang ditunjuk, dan beberapa tumpukan material di depan rumahnya. (Poto: Lukman)

MESUJI-Meski tiga kali gagal menerima bantuan , masyaralat Mesuji masih mengharapkan program Bantuan Perumahan Layak Huni (Baperlahu). Salah satunya Kawit (38) warga Desa Fajar Sari, Kecamatan Pancajaya, Kabupaten Mesuji.

“Saya sebenarnya udah didata lama mas, bahkan saya hitung udah tiga kali tapi mungkin belum mendapat giliran ya, padahal semua persyaratan sudah saya penuhi termasuk saat ini saya sudah punya pasir, bata genteng dan sedikit kayu, ” ungkap Kawit, di kediamannya, Minggu (26/5)
Hingga kini, kata Kawit, dari aparat kampung juga belum mendapat jawaban.

“Udah sering mas kalau nanya pak RT bahkan pak lurah, tapi ya sama disuruh sabar dulu, tapi bukan hanya saya saja kok mas yang nunggu bantuan itu, tetangga saya juga banyak, bahkan ada yang sudah bikin pondasi sampai sekarang juga ngangkrak belum diteruskan, yang pasti sampai saat ini kami masih menunggu bantuan bedah rumah itu, ” ujarnya
Terpisah Kepala Desa Fajar Asri Suhaimi saat dikonfirmasi mengatakan untuk saat ini pihaknya sudah memasukan proposal calon penerima Baperlahu sebanyak kurang lebih 60 KK.

Baca Juga :  20 Peserta Calon Konsultan Individual Penyusunan Dokumen PSETK Lulus Tes Administrasi

“Tiap tahun memang kami ada kuota bantuan tersebut, namun ya masih minim, mungkin pihak dinas menilai mana yang lebih layak didahulukan, mudah mudahan tahun ini semua calon penerima dapat giliranya, karena untuk tahun ini saja kalau gak salah ada sekitar kurang lebih 60 kk yang diajukan ke dinas, mudah mudahan semua terealisasi, ” ucap Suhaimi
Selain dari pada itu, Suhaimi juga mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengupayakan masyarakatnya yang memang dirasa layak untuk mendapatkan bantuan tersebut.

“Saya tetap kordinasi dengan mana mana pihak supaya masyarakat saya yang benar benar masuk kreteria menjadi penerima Baperlahu dapat merasakan manfaatnya, jika memang tahun ini proposal yang sudah masuk bisa terealisasi semua mungkin agak ringan kedepanya karena masih banyak masyarakat saya memang ekonominya tergolong belum mapan,” tandasnya. (Luk/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed