oleh

Enam PPHD Diganti, Salah Satunya Dedi Aprizal

BANDARLAMPUNG-Dikhabarkan, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, mengganti enam dari 11 Petugas Pendamping Haji Daerah (PPHD) Pemprov Lampung. Enam PPHD yang diganti dari unsur ASN empat orang yakni, Rendi, Bayana, Fauziah dan Ferania. Sementara satu dari unsur masyarakat yakni, Ahmad Yusuf Muslim dan satu lagi Ketua DPRD Provinsi Lampung Dedi Aprizal.
“Ya seluruhnya yang diganti ada enam,” ungkap Kabag Agama Biro Kesos Provinsi Lampung, Asnan Sabirin, didampingi Kabiro Kesos Ratna Dewi, saat dikonfirmasi di ruangannya, Jumat (21/6).
Terkait pergantian PPHD Dedi Aprizal, Asnan menegaskan jika hal itu berdasarkan surat permohonan Dedi Aprizal untuk digantikan dengan Hidir Ibrahim.
“Kalo pergantian Pak Dedi, itu ada surat permohonan dari beliau yang digantikan oleh Hidir Ibrahim. Kita tidak tahu alasanya tapi itu ada surat permohonanya,” ungkap Asnan.
Dijelaskan Asnan, jika PPHD unsur DPR ini hasil koordinasi dengan komisi V mitra kerja Kesos. Komisi V menyampaikan kepada pimpinan untuk diteruskan.
“Yang mana sebelumnya nama yang diajukan Hidir Ibrahim dan ibu Karlina. Mungkin barangkali ada pertimbangan baru dari bapak pimpinan sehingga digantikan kembali oelh Hidir ibrahim,” jelasnya.
Menurut Asnan, pihaknya tidak bisa masuk dalam internal DPRD.
“Tapi surat ke dua digantikan oleh Hidir Ibrahim dan selanjutnya di-SK-kan pak gubernur dan sudah diserahkan ke kementerian Agama,” terangnya.
Saat ditanya apakah pergantian PPDH ini atas permintaan pak gubernur sendiri, Asnan membenarkan jika informasinya seperti itu.
“Informasinya kami terima seperti itu. Jadikan bukan karena saya informasinya terima dari pimpinan,” tegasnya.
Menurutnya, pergantian PPHD pertimbangannya ada dua, pertimbangan bahwa petugas itu berhak dan punya kebijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah dan menginginkan petugas itu adalah orang-orang memenuhi kualifikasi pembimbing secara tehnis dan menguasai.
Terkait siapa saja yang menggantikan enam PPHD, Asnan belum bisa mempublis, sebab masih dalam proses.
“Saya belum bisa publis sebab masih dalam proses,” tandasnya. (JJ)

Tulis Komentar

Baca Juga :  Alami Luka Bakar saat Bermain Meriam Bambu, Bocah 7 Tahun Meninggal

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed