Rekonsiliasi Senyap

0
26

Oleh: Muadin Efuari
Aktifis Kota Metro

BENTURAN sosial yang kuat pada Pilpres 2019, seperti mematahkan tulang belulang tubuh negeri ini. Benturan yang disengaja dan tak sengaja karena bercampurnya kepentingan ideologis dan kepentingan pragmatis.

Ada dua pilihan tindakan untuk menyambung kembali tulang belulang yang patah; Operasi Besar (medik) atau Sangkal Putung (non medik). Kita pasti berdebat panjang soal pilihan tindakan ini, meski nyeri di tubuh negeri makin berkerenyit sakit.

Bila patah tulang yang multiflefraktur maka tindakan Operasi Besar adalah sebuah pilihan yang paling rasional.

Dalam sebuah kamar operasi untuk menyambung tulang belulang yang patah tak ada teriakan yang dapat didengar dari luar ruang operasi, tak seperti sebagian politisi negeri ini, terus membangun opini untuk mempertebal konsesi.

Para petugas yang akan menyambung tulang yang patah mempersiapkan diri untuk berkonsentrasi agar tidak tergoda dengan munculnya kepentingan pribadi.

Tulang belulang yang patah disambungkan secara cermat dan bijaksana dengan terus menerus menghindari rasa nyeri, tanpa pernah berpikir tentang tindakan amputasi.

Semua tindakan petugas di kamar operasi didasarkan demi sebuah keselamatan dan kemanfaatan bersama.

Seperti di kamar operasi, jika pilihan rekonsiliasi menjadi pilihan dalam menyelamatkan negeri ini maka perlu dipersiapkan oleh orang orang yang amat Arif dan bijak, didesain secara detail tampa banyak wacana.

Tindakan perlu segera dilakukan agar tidak lagi terjadi benturan yang bisa sampai mematahkan tulang punggung hingga melumpuhkan negeri ini.(iwa)

Haluan TV APK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here