Warga Keluhkan Bau Busuk Sampah di Ramayana

11

“Duh…kota ini makin kotor saja. Bau lagi. Ramayana itu kan di pusat kota, kok enggak diberesin,” ketus Ibu Yeni, warga Kupang Teba saat ditemui di depan pusat perbelanjaan Ramayana.

Komentar yang sama juga dikatakan Ibu Siti, pedagang soto ayam.

“Gak enak bangetlah ngeliat sampah bertumpuk-tumpuk gitu, mana bau lagi kan, mengganggu kenyamananlah,” ujar Ibu Siti.

Menurut para pedagang yang berjualan di sekitaran Ramayana, mereka membayar uang kebersihan setiap bulan kepada seseorang (ia menyebutnya sebagai preman) Rp15 ribu tiap bulan.

“Setiap bulan kami membayar uang kebersihan Rp15 ribu. Tapi lokasi di sini tak pernah bebas sampah,” ujar salah satu pedagang yang enggan menyebutkan identitasnya dengan alasan tertentu.

Salah seorang pedagang mengatakan, dulu pernah ada petugas kebersihan yang bersih-bersih tiap hari. Tapi sekarang tidak ada lagi.

“Gosipnya, orang itu diberhentikan karena nilep uang kebersihan, tapi gak tau juga mas, itu juga kata orang-orang,” ungkapnya.

Yang jelas saat ini lingkungan di seputaran Ramayana sudah tidak asri lagi. Di lokasi ini banyak tumpukan sampah yang tidak enak dipandang dan bau busuknya menusuk hidung. (Refky)

Haluan TV APK