Mahasiswa UBL Terkena Peluru Nyasar

0
41

BANDARLAMPUNG- Seorang mahasiswa Universitas Bandarlampung (UBL) terkapar setelah terdengar bunyi letusan, di area perkir tengah gedung C, korban Heri mahasiswa yang berprofesi pegawai pemadam kebakaran (damkar), bersimbah darah akibat pinggangnya tertebus peluru, terlihat kaca samping mobil Toyota Agya warna merah dengan nomor polisi BE-1920-MA pecah tertembus peluru, Sabtu (10/08/2019).

Saat kejadian menurut saksi, terdengar bunyi letusan kencang dari area parkir dekat kantin kampus, saat di dekati sumber suara terlihat seorang terkapar disamping mobil, lalu massa menangkap salah seorang pelaku berikut menyita senjata apinya dan diamankan satpam kampus dan seorang lagi kabur.

Korban langsung dibawa oleh temannya ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo untuk dilakukan perawatan.

Sementara itu Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan, kejadian tersebut sekitar jam 10.30 WIB berawal saat dua anggota polisi berjanji bertemu di pelataran Kampus UBL Bandarlampung. Kedua anggota polisi itu yakni Brigpol Patiko Jayadi yang merupakan anggota polisi dari Polres Lampung Selatan dan Bripka Duansyah.

“Keduanya janjian ketemu ingin mengembalikan senjata api milik Bripka Duansyah,” kata dia.

Dia menambahkan Bripka Duansyah sebelumnya meminta tolong kepada Brigadir Patiko untuk memperbaiki senjata api miliknya namun, sebelum dikembalikan ternyata tertinggal satu peluru di dalam senjata api tersebut.

“Brigpol Patiko ini mengkokang senjata ingin memastikan apakah senjata ini macet atau tidak,” ungkapnya.

Namun lanjut Pandra, saat dikokang senjata api tersebut meletus hingga menembus kaca mobil. akibatnya seorang mahasiswa yang melintas terkena peluru di bagian pinggangnya.

“Mahasiswa itu saat ini kondisinya tengah dirawat di Rumah Sakit Urip Sumoharjo. Untuk kedua polisi itu kini tengah diselidiki oleh Propam,” tuturnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here