Kompolnas Setuju Pengedar Narkoba Tembak di Tempat

23

Jakarta – Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) unsur Pakar Kepolisian, Andrea H Poeloengan setuju bila pengedar atau bandar narkoba ditembak di tempat sesuai dengan prosedur, menyusul peristiwa pengeroyokan Kapolsek Patumbak, Medan oleh bandar narkoba.

“Inilah salah satu alasan saya, mengapa menyetujui agar pengedar dan bandar narkoba jangan diberi ampun, tembak saja di tempat sesuai dengan prosedur, jangan lagi ada rasa iba,” kata Andrea, di Jakarta, Minggu (11/8) malam.

Ia berempati atas peristiwa pengeroyokan Kapolsek Patumbak, Medan oleh bandar narkoba dan menyampaikan rasa turut berduka cita atas kejadian yang menimpa Kapolsek Patumbak, Medan tersebut.

Menurut dia, peristiwa yang dialami Kapolsek Patumbak hanya satu dari kejadian ketika para penegak hukum melawan kelompok pro-narkoba, pengedar dan bandar.

“Walaupun risiko dari tugas, tetapi nyawa aparat saja tidak ada artinya bagi bandar dan pengedar narkoba, apalagi nyawa jutaan anak bangsa yang menjadi korban peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya lagi.

Ia mengatakan unsur kemanusiaan dari para bandar dan pengedar narkoba itu memang sudah tidak ada, apalagi unsur nasionalis menjaga keutuhan NKRI. “Terus nyatakan perang pada bandar narkoba, saya imbau para penegak hukum, agar pengedar dan bandar narkoba untuk segera ditembak di tempat,””katanya menegaskan.

Andrea juga meminta aparat penegak hukum tidak ragu-ragu bertindak tegas memberantas peredaran narkoba di Tanah Air sesuai aturan yang ada. “Jangan ada keraguan, bagi para penegak hukum untuk ‘menghabisinya’ sesuai dengan aturan, karena hilang pun nyawa pengedar dan bandar narkoba, apalagi gembong mafianya, justru akan menyelamatkan ratusan juta bangsa Indonesia, serta keutuhan NKRI,” ujarnya pula.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Patumbak AKP Ginanjar dikeroyok saat hendak melakukan penangkapan terhadap bandar narkoba. Akibatnya, ia harus dirawat di Rumah Sakit Colombia Medan, karena mengalami luka di bagian wajah.

Peristiwa pengeroyokan itu berawal saat Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar beserta jajaran melakukan penggerebekan kampung narkoba (GKN) di Jalan Karya Marindal I Gang Rukun.

Dalam GKN tersebut, polisi berhasil mengamankan tiga pengedar narkoba, yakni U (49), K (30) dan S (29). Setelah diamankan, ketiga tersangka diinterogasi oleh petugas dan didapatkan nama bandar besarnya, kemudian dikejar polisi. (ANTARA)