Mekkah Diguyur Hujan Saat Anirul Hajj Jalan Kaki Ke Jumarat

0
22

Mekkah – Kota Mekkah, Arab Saudi diguyur hujan gerimis ketika Amirul Hajj Lukman Hakim Saifuddin dan delegasinya berjalan kaki sejauh sekitar tiga kilometer untuk melempar jumrah aqabah di Jumarat.

Hujan gerimis mulai turun tepat ketika Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin itu, tiba di Jumarat, Minggu (11/8), sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

Dalam setiap langkahnya, Amirul Hajj menyapa jamaah Indonesia dan berpesan agar jangan sampai terpisah dari rombongan. Banyak dari mereka yang mendekat kepada Menag dan meminta berswafoto bersama.

“Jangan terpisah dari rombongan ya pak, bu, semoga mabrur hajinya,” ujar Menag Lukman.

Cuaca yang memang mendung sejak seharian, tak berapa lama kemudian hujan gerimis pada suhu 29 derajat Celcius.

Lukman bersama rombongan kemudian menuju ke tempat lempar jumrah aqobah dengan tujuh kerikil yang telah disiapkan dari Muzdalifah. “Bismillahi Allahu Akbar,” kata Menag serata melempar sebanyak tujuh kali lontaran.

Lempar jumrah aqobah juga dilakukan oleh delegasi Amirul Hajj yang lain.

Setelah selesai melakukan lempar jumrah, Lukman dan rombongan melanjutkan perjalanan ke tenda Misi Haji Indonesia yang berada di Mina untuk sekaligus meninjau jamaah yang sedang mabit dan melakukan mabit sekaligus.

“Alhamdulillah arus lancar, dari Jumarat ke Mina juga dalam kondisi baik. Sejauh ini lancar memang dalam perjalanan ada beberapa yang dehidrasi kecapekan untungnya segera ditangani oleh petugas kesehatan,” katanya pula.

Lukman kemudian melanjutkan perjalanan hingga menembus keluar Terowongan Moasiem dan menuju Maktab 51 tenda Misi Haji Indonesia.

Ia pun menyempatkan untuk menjenguk tenda-tenda dan posko kesehatan di Mina.

Suasana di Kota Mekkah sangat padat, sehingga mobilitas pun dimungkinkan hanya dengan berjalan kaki meskipun untuk jarak yang terjauh sekali pun. Demikian juga pergerakan Amirul Hajj yang juga dilakukan dengan berjalan kaki. (ANTARA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here