Camat Palas Imbau Desa Hati- hati Gunakan DD

0
20

LAMPUNG SELATAN – Camat Palas Kabupaten Lampung Selatan Rika Wati.S.STP.MM. mengimbau seluruh aparat desa yang ada di Kecamatan Palas, untuk tidak main-main dengan dana desa (DD). “Adanya DD tujuanya untuk membangun desa, Jadi saya tidak akan pernah bosan untuk mengingatkan kepada seluruh desa khususnya desa yang berada di Kecamatan ini agar menggunakan DD sesuai dengan RAB dan sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” tegas Rika Wati, saat meninjau lokasi peningkatan Jalan Lapen diDusun Lebung Galeh Desa Pematang Baru, belum lama ini.

“Adanya DD tujuanya untuk membangun desa, Jadi saya tidak akan pernah bosan untuk mengingatkan kepada seluruh desa khususnya desa yang berada di Kecamatan ini agar menggunakan DD sesuai dengan RAB dan sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” tegas Rika Wati, saat meninjau lokasi peningkatan Jalan Lapen diDusun Lebung Galeh Desa Pematang Baru, belum lama ini.

Di kesempatan itu, Yunias Kades Pematang Baru Yunias mengatakan, DD dipergunakan untuk peningkatan Jalan Lapen berada di Dusun Lebung Galeh desa setempat.

Sementara untuk Volume : 3 X 1080 Meter dan besar anggaran Rp. 308.483.500, dengan angaran Dana desa Tahun 2019.

Dijelaskannya, peningkatan sarana dan prasarana Jalan Lapen Dusun Galeh Desa Pematang Baru antar lain, peningkatan lapen Dusun Lebung Galeh Desa Pematang Baru, tembusan ke Dusun Selapan Desa Rawi Kecamatan Penengahan.

Untuk Jalan Dusun Galeh Desa Pematang Baru sudah 9 Tahun badan jalan onderlagh dibangun melalui dana anggaran PNPM Tahun 2010, baru tahun 2019 dibangun peningkatan jalan lapen melalui anggaran Dana Desa Pematang Baru Tahun 2019.

“Masyarakat sangat antusias telah dibangunannya peningkatan jalan lapen Dusun Lebung Galeh ini, Dari segi pertanian serta transportasi perekonomian di Desa Pematang Baru,” tuturnya.

Total dari peningkatan Jalan Lapen tersebut sepanjang 3 Km baru terbangun sepanjang 1 Km menggunakan anggaran DD tahun 2019, Sisanya 2 Km masih onderlagh.

“Pengerjaan ini dilaksanakan oleh masyarakat lingkungan Desa Pematang Baru sesuai dengan Padat Karya Tunai (PKT) Harian Orang Kerja (HOK) 30% dari jumlah anggaran biaya,” imbuhnya. (Dedi/Rdi/JJ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here