Polisi Sebut Paskibra Aurel Meninggal karena Sakit

0
20

POLRES Kota Tangerang Selatan memastikan kematian Aurellia Qurratu Aini (16), pelajar Al Azhar BSD, calon pasukan pengibar bendera pusaka (Capaska) meninggal bukan akibat kekerasan fisik selama latihan.

“Penyebab utama kalau berdasarkan keterangan-keterangan orang tua korban dan hasil dokter yang memeriksa penyebab pasti karena sakit. Akibat akumulasi yang bersangkutan menghadapi pelatihan Paskibra ini,” tegas Kapolresta Tangsel AKBP Ferdy Irawan di Mapolresta Tangsel, Selasa (13/8).

Ferdy menegaskan, akibat semangatnya Aurel mengikuti prosesi latihan menjadi Capaska, diduga korban tidak menghiraukan lelah dan capek dalam latihan.

“Namun mungkin karena terlalu bersemangatnya, almarhumah tidak menyampaikan keluhan-keluhan itu kepada orang tua,” ucap dia.

Hal itu, lanjut dia juga diperkuat keterangan orang tua Aurel, Faried dan Sri Wahyuni yang menyatakan korban mengalami demam sebelum meninggal.

“Penyebab pasti (jenis sakit) tidak kita temukan, tapi kalau kita dengar keterangan orang tua anak, pada malam sebelum meninggal mengalami demam, dan lemah artinya almarhumah dalam kondisi sakit. Penyebab pasti dia sakit apa, harus dengan autopsi. Sementara orang tua meminta tidak ada autopsi. Kami tidak melakukan itu, karena belum ada faktor-faktor pendukung yang menyebabkan almarhumah meninggal karena faktor kekerasan,” ucap dia. [mc]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here