Tega, Anak Aniaya Ibu Kandung Hingga Pingsan

19

LAMPUNG TENGAH – WI alias Cibul (29), warga Kotagajah, Kabupaten Lampung Tengah, tega menganiaya ibu kandungnya sendiri hingga luka memar dan leban di wajah. Saat ini, korban harus menjalani perobatan medis di RSU Ahmad Yani, Metro.

Kapolsek Punggur AKP Asril mewakili Kapolres Lamteng AKBP I Made Rasma Jemy menyatakan, pihaknya mengamankan seorang tersangka tindak kekerasan dalam rumah tangga.

“Ya, kita mengamankan seorang anak yang tega menganiaya ibunya sendiri. Hal ini berdasarkan laporan adik tersangka,” katanya, Selasa (14/8).

Tersangka WI yang berstatus duda ditinggal mati, kata Asril, menganiaya ibunya Kasinem (65) hingga mengalami luka memar di mata, lengan, dan sobek di telinga, sehingga harus dirawat di RSU Ahmad Yani Metro.

“Ibunya sampai pingsan hingga dilarikan ke RSU Ahmad Yani Metro. Tersangka terpengaruh minuman beralkohol,” ujarnya.

Penganiayaan, kata Asril, terjadi di warung bandrek korban. “Kejadiannya di warung bandrek korban, Kampung Kotagajah, Selasa (13/8) sekitar pukul 02.00 WIB,” ungkapnya.

Dari keterangan yang didapat, kata Asril, penganiayaan sudah sering dilakukan tersangka yang merupakan anak tertua dari empat saudara.

“Apalagi jika tidak dikasih uang. Adik-adiknya juga sering dipukuli jika membela ibunya,” tegasnya.

Sedangkan WI mengaku emosi karena sudah larut malam masih ngobrol dengan seorang lelaki dengan lampu gelap.

“Saya tanya siapa laki-laki itu. Ibu menjawab hanya orang nongkrong aja. Jengkel, saya pukul ibu,” akunya dan berjanji tak akan mengulangi lagi perbuatan durhaka ini. (Rendra/JJ).