Lawan Kejahatan Korporasi, KPK Membidik Sejumlah Perusahaan

6

BANDARLAMPUNG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah membidik sejumlah perusahaan bandel yang dinilai tak mentaati peraturan pemerintah.

Salah satunya adalah PT Sugar Group Companies (SGC). Perusahaan besar perkebunan tebu dan industri gula tersebut masuk dalam atensi khusus KPK karena masih membandel melunasi pajak alat berat dan Pajak Air Tanah.

Diduga, besaran pajak air tanah yang disumbangkan perusahaan itu tidak sepadan dengan jumlah yang mendapatkan izin.

KPK akan melakukan investigasi jumlah titik air tanah yang ada di PT Sugar Group Companies menyusul adanya dugaan pajak air tanah yang dibayar berkisar Rp8 sampai 17 juta per bulan oleh anak perusahaan PT SGC tidak sesuai fakta di lapangan.

Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif mengatakan jika ditemukan ada pelanggaran, maka harus ditutup. Sebab semua regulasi diupayakan harus diikuti oleh pihak koorporasi.

“Apapun investasinya harus sesuai koridor hukum dan memenuhi syarat agar tidak merusak lingkungan,” tegasnya.

Keseriusan KPK dalam menertibkan izin usaha korporasi di Lampung mendapat apresiasi dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat termasuk mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam wadah Serikat Mahasiswa Dan Pemuda Lampung (SIMPUL).

Rosim Nyerupa selaku Ketua SIMPUL menyebutkan bukan menjadi rahasia umum lagi bagi masyarakat Lampung mengenai permasalahan yang ada di PT Sugar Group Companies. Perusahaan yang memproduksi gula itu tidak hanya berulah dengan negara saja tetapi juga berulah dengan masyarakat adat Lampung mengenai sengketa lahan.

“Langkah KPK ini luar biasa, tidak hanya membidik kepala daerah yang terjaring korupsi tetapi juga menyoroti kejahatan korporasi yang terjadi di tanah Lampung. Tentunya ini adalah komitmen KPK untuk menegakkan hukum dan menciptakan negara yang bebas dari pihak-pihak yang merugikan. Soal permasalahan korporasi yang ada, tidak berurusan dengan negara saja, tetapi juga berurusan dengan masyarakat soal lahan yang selama berpuluh-puluh tahun tak tuntas. Jadi, Kita dukung langkah KPK hingga mengusut sampai tuntas” Kata Rosim.(hengki)

Haluan TV APK