Lukisan Underpass Unila Libatkan 50 Seniman

4

BANDARLAMPUNG – Proses pengerjaan lukisan dinding underpass sepanjang 300 meter di depan Unila, melibatkan 50 seniman. Ditarget, lukisan dinding bernuansa bawah laut ini selesai 15 hari.

Koordinator lapangan Komunitas Kuas Lampung, Damsi Tarmizi, mengaku ada 50 seniman yang terlibat untuk melukis dinding underpass sepanjang 300 meter.

“Ada tujuh komunitas yang ikut berpartisipasi dalam mural underpass ini tapi juga ada juga perorangan yang ikut bergabung untuk melukis ini,” ujar pelukis Lampung itu, Selasa (10/9).

Menurutnya, pengerjaan yang ditargetkan selesai dalam waktu 15 hari dan akan dilakukan 24 jam oleh para seniman lukis.

“Karena ini ada 50 orang pelukis jadi kami bagi dua shift, 25 orang seniman melukis dari pagi hingga sore kemudian sisanya sore hingga malam hari,” terangnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Bandarlampung M Yudi menjelaskan, penutupan jalur underpass ini dilakukan agar mempermudah pengerjaan dan keamanan para seniman.

“Hal ini dilakukan untuk memudahkan para seniman menyelesaikan pekerjaan di salah satu sisi underpass,” ujarnya.

Meskipun dijadwalkan satu sisi tembok underpass dikerjakan dalam tempo setengah bulan, Yudhi mengaku belum dapat memastikan kapan pengerjaan mural dengan nuansa alam bawah laut itu akan kelar.

“Yang pasti kita akan kerjakan secepat mungkin, sesuai instruksi Pak Wali Kota Bandarlampung. Tema mural di underpass depan Unila adalah pemandangan bawah laut, kota bawah laut dan apa yang ada di dalam laut. Tetapi tetap ada ornamen Lampung,” kata dia.

Salah seorang pengguna jalan yang sedang melintasi jalur underpass, Shinta Herlina, mahasiswi Unila mengatakan, karya yang sedang dibuat ini cukup menarik perhatian, pemerintah kota memang sering kali membuat kejutan-kejutan yang luar biasa, ya contoh nya seperti underpass ini, ketika melintasi jalan ini, kita di buat seolah-olah sedang di dasar laut.

“Kemarin tiang fly over, sekarang dinding underpass, ini menarik sekali, semua orang yang melintasi underpass ini di buat terpanah seperti sedang berada di dalam laut, pemerintah kota keren deh,” tandasnya. (Refky/JJ).

Haluan TV APK