oleh

AKBP Zahwani Pandra Arsyad, Polisi Berwajah Teduh Hobi Donor Darah

SIAPA menyangka, bila Kabid Humas Polda Lampung AKBP Zahwani Pandra Arsyad, sudah 105 kali bolak-balik ke Palang Merah Indonesia (PMI) untuk mendonorkan darahnya. Hobi banget ya.

Bang Pandra, begitu sapaan akrabnya, sebenarnya adalah
pribadi sederhana yang selalu berupaya tampil rapi, dan manis.

Wajahnya teduh, padahal punya pengalaman menjadi ajudan Kapolri Jenderal Sutanto.

Dan berkat karunia ketampanan dan kepintarannya, Bang Pandra juga juga pernah menjadi Abang Jakarta pada 1991 lalu.

Pandra lahir di Aceh, persisnya di kecamatan yang juga bernama Pandra. Kini usianya 49 tahun. Hobinya ya itu…donor darah itu yang sudah dilakukan sejak 1992, atau setahun setelah dia ikut kontes Abang Jakarta.

Baca Juga :  Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Meninggal 64 Orang

“Saya sudah melakukan donor darah sebanyak 105 kali dan kondisi kesehatan saya segar bugar,” ujarnya.

“Karena saya rajin donor darah, maka penyakit kolesterol, asam urat dan trigliseride saya sembuh total,” katanya saat diwawancarai Haluan Lampung, di TelukBetung, Rabu (19/9).

Bahkan, tahun 2016 lalu, Pandra pernah mendapat piagam penghargaan dari Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, karena telah menyumbangkan darah untuk kepentingan kemanusiaan sebanyak 105 kali.

Pandra pun bercerita, pengalaman berdonor darah yang paling berkesan yang pernah dialaminya.

“Itu terjadi saat saya menjadi Kapolres. Saya mendonorkan darah kepada seorang nenek bernama Sayang (71), warga Desa Sungai Tohor, Kecamatan Tebing Tinggi Timur. Nenek tersebut membutuhkan dua kantong transfusi darah karena penyakit anemia dan sudah dua pekan dirawat di RSUD Selatpanjang. Nenek itu membutuhkan darah golongan A+ sebanyak dua kantong sementara di RS tidak memiliki stok darah tersebut,” kenangnya.

Baca Juga :  Babak Baru, Penyelewengan BPNT Oleh Oknum PSM

Pandra juga pernah menjadi Kapolres Kepulauan Meranti, Riau. Disana ia punya hubungan baik dengan pejabat dan masyarakat setempat.

“Saking deketnya kali ya, Februari lalu saya diundang khusus oleh Pemkab Kepulauan Meranti pada perhelatan event tahunan Festival Perang Air,” ujar Pandra.

Selain itu, Pandra pernah menerima penghargaan “The Man Behind The Scene of Cian Cui’ dari Dinas Pariwisata dan Olahraga Kepulauan Meranti dan Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI).

“Penghargaan itu sangat berkesan, padahal cuma gegara kami sukses mempopulerkan Festival Perang Air yang kini ramai dikunjungi wisatawan mancanegara.

“Saya tak menyangka meraih penghargaan ini. Tiba-tiba saya mendapatkan informasi dari pimpinan saya, kalau saya mendapatkan undangan penghargaan dari Pemkab Kepulauan Meranti yang langsung ditandatangani oleh Bapak Bupati Kepulaun Meranti Drs H Irwan Msi,” ujarnya.

Baca Juga :  Posting Tak Wajar, Akun Facebook Milik Kades Sidomulyo Mesuji Diduga Diretas

Eh…ngomong-ngomong, pasangan None Jakartanya kemana Abang. (Uwi)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed