oleh

Dampak Kekeringan Meluas

BANDARLAMPUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung menyebutkan bahwa titik kekeringan akibat kemarau panjang di Bandarlampung semakin bertambah.

“Sejauh ini sudah ada delapan wilayah yang mengalami kekeringan akibat kemarau,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bandarlampung, Sutarno di Bandarlampung, Kamis (19/9).

Sebelumnya, lanjutnya, pada awal musim kemarau hanya ada tiga titik yang mengalami kekeringan namun saat ini wilayah yang mengalami kekeringan bertambah lima sehingga total ada 8 kecamatan yang mengalami kesulitan air.

Dia menyebutkan bahwa kecamatan yang mengalami kekeringan yakni Kecamatan, Kedamaian, Sukabumi, Kedaton, Sukarame, Panjang, Wayhalim, Rajabasa, Teluk Betung Timur.

Menurut dia, untuk memenuhi kebutuhan air bersih di daerah yang terdampak kekeringan tersebut pihaknya rutin menyalurkan air sebanyak 1000 liter perharinya per wilayah atau dua mobil tangki berukuran 5000 liter.

Baca Juga :  Jalan Diponegoro Mirip Sungai, Ada Air Terjun

“Akibat meluasnya kekeringan saat ini satu hari BPBD mengerahkan 9-10 mobil tangki berukuran 5000 liter sebelumnya hanya 5-6 mobil saja untuk memenuhi kebutuhan warga akan air bersih,” katanya.

Ia pun mengatakan bahwa pihaknya juga sudah bekerjasama dengan PDAM Way Rilau untuk penyaluran air bersih ini ke masyarakat yang membutuhkannya.

“Penyaluran ini rutin kami lakukan ke wilayah yang sudah terdampak kekeringan dan juga kami melayani bila ada permintaan dari masyarakat namun harus rekomendasi dari RTnya tapi warga juga di minta bersabar dan memakai adab antri karena tidak satu tempat saja yang kekeringan,” jelasnya.(ant)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed