oleh

Eksistensi DKI Lampung Belum Sepenuhnya Mati

“Akankah pertemuan ini bisa 360 derajat merubah penetapan lokasi terpilih oleh Presiden Joko Widodo menjadi berbalik ke Lampung sesuai usulan kami? Apakah pertemuan ini bisa menggagalkan progres pemindahan IKN ke Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur? Kami tak mau tebak-tebak buah manggis,” kata Inisiator/Ketua Harian Tim Relawan DKI Lampung Andi Desfiandi.


MESKI mimpi menjadikan Lampung sebagai lokasi pemindahan ibu kota gagal diraih, eksistensi Tim Relawan DKI Lampung masih bertaji dan dinilai penting oleh Bapppenas untuk dimintai pandangannya.

Terbukti, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang PS Brodjonegoro mengundang Tim Relawan DKI Lampung untuk berdiskusi membahas soal rencana teknokratik program pemindahan ibu kota negara (IKN), di kantor Kemen-PPN/Bappenas.

“Pertemuan akan berlangsung Senin ini (23/9),” kata Ketua Harian Tim Relawan DKI Lampung Andi Desfiandi, Minggu (22/9).

Baca Juga :  Terkait Penyelewengan BPNT, Kadis Mangkir dan Oknum Wiwik Menghilang

Ia mengatakan melalui surat tertanggal 20 September 2019 yang ditandatangani oleh Direktur Perkotaan, Perumahan, dan Permukiman Kemen-PPN/Bappenas Tri Dewi Virgiyanti, pertemuan rencananya akan digelar di Ruang Rapat Staf Khusus Menteri, Gedung TS2A Kemen-PPN/Bappenas, Jl Taman Suropati 2, Menteng, Jakarta Pusat, pukul 10.00-12.00 WIB.

Surat ditujukan kepada Ketua Harian Tim Relawan DKI Lampung Andi Desfiandi itu juga ditembuskan kepada Deputi Menteri Bidang Pengembangan Regional, dan Staf Khusus Men-PPN/Kepala Bappenas, Imron Bulkin (mantan Ketua Tim Pemindahan IKN).

Tim Relawan DKI Lampung, panitia ad hoc pengusulan kajian ilmiah kesiapan-kelayakan bentang spasial timur Lampung yang masuk zona geospasial Sumatra bagian timur sebagai alternatif calon lokasi ibu kota pusat pemerintahan RI pengganti DKI Jakarta.

Inisiator/Ketua Harian Tim Relawan DKI Lampung Andi Desfiandi menggarisbawahi undangan menteri yang terkini kerap disapa Bangbro itu sebagai satu bentuk iktikad baik penyelenggara negara dalam mengagregasi dan mengakomodasi aspirasi publik.

Baca Juga :  Gakumdu Teruskan Kasus Netralitas PNS ke Komisi ASN

“Kami berharap dengan diserahkannya kajian DKI Lampung serta ragam bahan pemikiran kunci ihwal program perpindahan IKN yang seabreg, menjadikan program raksasa anak bangsa ini makin kaya aksentuasi dan corak inovasi implementasi kebijakannya,” ujar Andi, yang juga aktif di komunitas Innovator Indonesia 4.0 besutan politisi PDIP Budiman Sudjatmiko ini.

Menyinggung outcome-output pertemuan, Ketua Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran Komisariat Daerah Lampung dua periode, 2014-2020 itu menyerahkan semua kepada kehendak Allah SWT.

“Akankah pertemuan besok (Senin) bisa 360 derajat merubah penetapan lokasi terpilih oleh Presiden Joko Widodo menjadi berbalik ke Lampung sesuai usulan kami? Apakah pertemuan ini bisa menggagalkan progres pemindahan IKN ke Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur? Kami tak mau tebak-tebak buah manggis,” kata Ketua Bravo-5 Lampung, relawan Jokowi-Ma’ruf Amin itu.

Baca Juga :  802 Satpol PP Siap Operasi Prokes

Menambahkan keterangan salah satu ketua DPP Aliansi Penyelenggara Perguruan Tinggi (Apperti) ini, Sekretaris Harian Tim Relawan DKI Lampung Ary Meizari Alfian menyatakan bahwa pihaknya akan menyampaikan apa yang layak atau patut disampaikan, disamping mendengar langsung penjelasan Bappenas.

“Hasilnya akan kami sampaikan terbuka, tanda bukti transparansi kerja-kerja kami kepada pemerintah daerah dan rakyat Lampung, juga se-Sumatera dan Indonesia umumnya yang mendukung perjuangan DKI Lampung sejak 2017,” lugas Ary.

Diketahui, sekitar 12-15 orang, terdiri dari pengurus harian dan tim pakar DKI Lampung yang akan hadir dalam pertemuan. Bersama Andi Desfiandi sang inisiator, beberapa nama diantaranya berlatar akademisi, aktivis, urban planner, tokoh adat, hingga rektor. (ant)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed