oleh

DPRD Lamteng Diminta Anggarkan Rehab Masjid

LAMPUNG TENGAH – Perwakilan masyarakat Kampung Haji Pemanggilan, Kecamatan Anak Tuha, mendatangi kantor DPRD Lampung Tengah (Lamteng), Senin (30/9).
Kedatangan rombongan warga itu terkait pengajuan rehabilitasi pembangunan Masjid Taqwa di kampung setempat. Mereka merasa pemerintah daerah kurang memperhatikan pembangunan di wilayah itu.

Pangiran Idaman, perwakilan tokoh masyarakat Kampung Haji Pemanggilan, kepada para anggota DPRD menyampaikan, sejak terakhir direhab pada tahun 1967, masjid itu tidak pernah tersentuh pembangunan hingga kini.

“Kami warga di Kampung Haji Pemanggilan berharap, pengajuan rehabilitasi pembangunan Masjid Taqwa bisa segera diakomodir oleh pemerintah daerah. Soalnya, masjid tersebut sudah tidak representatif lagi. Jadi kami mengajukan permohonan rehab keseluruhan masjid itu,” jelasnya.

Baca Juga :  Tinjau JOTA-JOTI, Fauzi Semangati Peserta

Dilanjutkan Pangiran Idaman, melalui pertemuan para tokoh masyarakat dan tokoh agama kampung setempat, disepakati langkah untuk bertemu dengan perwakilan rakyat di gedung dewan.
“Alhamdulilah kami direspon positif oleh anggota DPRD Lampung Tengah yang terhormat. Dan kami merasa lega, karena para anggota DPRD itu berkomitmen untuk mengawal pengajuan kami,” ungkapnya.
Sementara, Ketua DPRD Lamteng Sumarsono menegaskan, pengajuan pembangunan masjid itu menjadi catatan khusus lembaga legislatif.

“Insya Allah kami akan kawal. Tapi saya perlu menyanggah pernyataan masyarakat di Haji Pemanggilan yang merasa di anak-tirikan di DPRD ini. Kalau aspirasi masyarakat tidak sampai di kantor ini, bagaimana kita tahu informasi disana. Dengan pertemuan ini kan kita semua jadi bisa terbuka satu dengan lainnya, dan bisa merumuskan solusinya seperti apa,” papar Sumarsono.

Baca Juga :  Bupati Saply Bangga Beras Mesuji Tembus Jakarta

Dijelaskan politisi PDI Perjuangan ini, DPRD Lampung Tengah akan selalu proporsional menyikapi setiap masalah yang ada di tengah masyarakat.
“Pengajuan pembangunan masjid ini menjadi catatan khusus bagi kami. Akan dikawal. Tetapi itu tadi catatannya, tidak ada istilah anak tiri dalam pembangunan di kabupaten kita tercinta ini. DPRD periode ini berbeda. Kami disini akan berjuang untuk rakyat, khususnya dalam pemerataan pembangunan di Bumi Ruwa Jurai,” tegas Sumarsono.

Dari pantauan, rombongan perwakilan masyarakat Kampung Haji Pemanggilan, Kecamatan Anak Tuha, diterima langsung oleh Ketua DPRD Lamteng Sumarsono, didampingi anggota DPRD Yulius Heri Susanto (Golkar), Muhammad Ghofur (PKS), Najamudin (Demokrat), Hanapiah (NasDem), Saenul Abidin (Gerindra), Agus (PKS), Merry Anggraini (PKB), Kadek Joko Supriatin (PDIP), Muslim Ansori (PKB), dan Sekretaris DPRD Drs. Syamsi Roli, M.M. (Rendra/JJ)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed