oleh

Bupati Lampura dan Dua Kadis Terjaring OTT KPK

BACA JUGA TERKAIT : Rumdis Bupati Lampura Jadi Lokasi ‘Selfi’

LAMPUNG UTARA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikhabarakan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di komplek rumah dinas Bupati Lampung Utara (Lampura) Agung Ilmu Mangkunegara, Minggu (6/10) sekitar pukul 20.30 Wib.

Berdasarkan info kegiatan penindakan di Lampung, yang disampaikan Juru Bicara KPK Febri Diansyah, tim yang bertugas di Lampung diduga ada penyerahan uang yang diperuntukkan pada kepala daerah setempat.

“KPK mengamankan total 4 orang sejak sore hingga malam ini, yaitu bupati , dan dua orang kepala dinas dan 1 orang perantara,” ungkap Febri.
Sedangkan, jelasnya, barang bukti uang sedang dihitung jumlahnya.
“Diduga terkait proyek di Dinas PU atau Koperindag di Kabupaten Lampung Utara. Untuk pengamanan awal, tim telah menyegal sejumlah benda dan lokasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Tinjau JOTA-JOTI, Fauzi Semangati Peserta

Dipaparkan Febri, sebagaimana hukum acara yang berlaku, maka KPK akan memproses lebih lanjut pihak-pihak yang diamankan tersebut.
“Dalam waktu paling lama 24 jam akan ditentukan status hukum perkara dan orang-orang yang diamankan. Direncanakan pihak yang diperlukan akan dibawa besok ke Jakarta. Informasi lebih lanjut tentang penanganan perkara ini akan disampaikan melalui konferensi pers di KPK besok Senin,” tandasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun KPK mengamankan bupati bersama salah seorang kepala dinas, dan langsung dibawa ke Polda Lampung.
“Saya sudah mendengar khabar itu, dan sudah koordinasi dengan Direskrim dan masih mencari tahu kebenarannya,” kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, saat dikonfirmasi kebenaran kabar Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara, bersama kadis terjaring OTT KPK, Minggu (6/10) sekira pukul 22. 15 Wib.

Baca Juga :  Gandeng Babinkamtibmas, OJK Cegah Investasi Ilegal

Sementara, berdasarkan pantauan di rumah dinas bupati Lampung Utara, ada empat mobil yang diduga mobil petugas KPK, Minggu (6/10) 20.30 malam.

Satu dari empat mobil tersebut memuat boks berstiker KPK dan dijaga ketat, sampai-sampai wartawan tidak bisa masuk ke rumah dinas bupati.
Terkaiy berita ini, Juru Bicara KPK Febri Diansyah belum berhasil dikonfirmasi. (Tim/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed