oleh

Oknum TNI Pur Diperiksa Soal Ujaran Kebencian

Bandar Lampung – Polda Lampung melakukan pemeriksaan terhadap pria berinisial SM oknum TNI purnawirawan yang diduga melakukan upaya provokasi dan ujaran kebencian di sosial media, terhadap Presiden Joko Widodo, pada Jumat, 4 Oktober 2019.

Informasi dari penyidik mengungkapkan, SM diduga melakukan ujaran kebencian dengan menggunakan akun Facebook miliknya sendiri bernama Abung Siwomigo. Ia pun diperiksa di Subdit V Cybercrime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung.

Dikonfirmasi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung Kombespol Subakti melalui PS. Kasubdit V Cybercrime Kompol. Rahmad Mardian membenarkan hal tersebut. “Ia benar,” ujarnya, Minggu, 6 Oktober 2019.

Ia memaparkan, awalnya mendapatkan laporan langsung Denpom 2/III Lampung, yang melakukan penyelidikan akun Facebook Abung Siwomigo, terkait adanya indikasi provokasi dan ujaran kebencian,serta hoaks.

Baca Juga :  Tangki Aspal Pelabuhan IPC Panjang Meledak

“Postingan akun Abung Siwomigo, (profilnya) menggunakan atribut TNI,” ujarnya, Minggu 6 Oktober 2019

Setelah dicek oleh Denpom 2/III, ternyata pelaku tinggal di Natar dan berstatus purnawirawan TNI, dengan pangkat terakhir Peltu, pada tahun 2017 dan berdinas di luar Provinsi Lampung.”Setelah di cek ternyata sudah pensiun dan tentunya sudah menjadi masyarakat biasa, lalu Denpom berkoordinasi dengan Polda Lampung,” kata alumnus Akpol 2003 itu

Setelah diperiksa, SM diduga memosting upaya-upaya provokasi di Facebook seperti menghimbau mahasiswa dengan status #Mahasiswabergerak #JokowiMundur. Kemudian ada juga tulisan yang meminta “Jokowi Mundur karena 80 % rakyat sudah tak percaya dan seharusnya Jokowi Malu”, serta beberapa postingan lainnnya.

“Hasil penyelidikan sementara yang kita dapati postingan tersebut pertama terkait dengan provokasi yang menghimbau mahasiswa dan menghina Presiden seperti suruh mundur, memosting status 80% rakyat Indonesia tidak memilih Pak Jokowi, ini kan tidak sesuai dengan fakta,” papar mantan Kabagops Polres Lampung Utara itu.

Baca Juga :  Pengedar Narkoba Terusan Nyunyai Diringkus

Postingan tersebut menurut Rahmad terindikasi hoaks, dan ujaran kebencian ke Presiden Joko Widodo.”Pengakuan sementara beliau (SM), beliau cuma men-share beberapa postingan yang sudah ada dari akun-akun lain, tapi ada beberapa langsung dari perkataan (status),” paparnya.

Sementara pekara SM,masih dalam tahap penyelidikan dan dilakukan pendalaman. Kendati sudah diperiksa pada jumat 4 Oktober 2019, namun SM bakal kembali diperiksa. Penyidik sedikit mengalami kendala karena diduga SM pernah mengalami kecelakaan sehingga sulit untuk memberikan keterangan rinci (berbicara).

“Yang bersangkutan agak susah kita periksa, informasinya pernah mengalami kecelakaan sehingga mengajukan pensiun dini pada untuk berobat. Nanti akan kita bawa ke RS atau dokter untuk memastikan apakah benar mengalami penyakit syaraf di kepala, sehingga ada beberapa pertanyaan kita tidak bisa dijawab,” katanya. ant

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed