Tiga Balonkada Lamteng Urung Daftar di Golkar

0
11

LAMPUNG TENGAH- Terganjal juklak, tiga bakal calon kepala daerah (Balonkada) mengurungkan niatnya mengambil berkas pencalonan di DPP II Golkar Lampung Tengah (Lamteng).

Pasalnya Balon Bupati harus menyelesaikan biaya administrasi sebesar Rp 25 juta dan bakal calon wakil bupati Rp 20 juta yang harus diserahkan pada saat mengambil berkas pendaftaran.
Ketiganya yakni, Miswan Rody, Nessy Mustafa dan Loekman Djoyosoemarto.

“Ketiganya (Miswan Rody, Nessy Mustafa dan Loekman Djoyosoemarto) belum resmi ambil berkas. Karena apa yang kami sampaikan sesuai juklak dan beberapa ketentuan yang belum bisa terpenuhi. Kaitan dengan dana administrasi yang disyaratkan oleh partai kami sesaui juklak biaya bakal calon bupati Rp 25 juta dan bakal calon wakil bupati Rp 20 juta,” ujar Panitia Penjaringan DPD II Golkar Lamteng I Nyoman Suryana, Senin (7/10)

Ketentuan itu, terdapat dalam juklak 06 tahun 2016 yang berlaku di seluruh Indonesia. DPD II Golkar Lampung Tengah enggan keluar dari koridor yang telah ditentukan DPP dalam penjaringan kepala daerah.
“Kalau persyaratan tepenuhi kami serahkan berkas pendaftaran yang sudah kami sediakan. Semua ketentuan pedoman yang ada di juklak. Kami gak mau keluar sedikitpun dari aturan itu kalau kami mengambil kebijakan lokal kami yang akan di salahkan,” ujar Nyoman.

Sementara Sutowo selaku LO bakal calon Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto menerangkan bahwa di DPD II Golkar Lampung Tengah, terdapat aturan yang berbeda dari partai lain, dimana harus menyerahkan dana administrasi saat melakukan pengambilan berkas.

“Di sini aturan beda pengambilan berkas harus menyiapkan dana administrasi sesuai juklak partai. Gak kayak yang lain, kalau yang lain kan saat mengembalikan berkas. Sebelumnya saat saya konsultasi melalui sambungan telfon tidak diberitahu, diminta langsung ke kantor DPD,” jelasnya. (Rendra/JJ)

Haluan TV APK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here