oleh

Korban Perkosaan, Berharap Polda Evaluasi Polres Tuba

TULANGBAWANG BARAT- Tiga bulan menanti keadilan, IY (19) mengaku korban perkosaan hingga melahirkan, yang diduga dilakukan Riyanto (18) berharap Polda untuk mengevaluasi kinerja Polsek dan Polres Tulangbawang.

Pasalnya, IY bersama kedua orangnya sudah melaporkan kasus perkosaan dirinya ke Polres Tulangbawang (Tuba) Agustus 2019 lalu. Namun hingga kini belum ada langkah hukum yang dilakukan pihak Polres. Bahkan, hingga ini terduga pelaku masih berkeliaran.

Awal kejadian, IY saat didampingi ayah kandungnya Wagirun(44) warga Kelurahan Daya Murni Lingkungan 5 Spontan, Kecamatan Tumijajar, Tubaba, Jumat (11/10) menceritakan, dirinya berkenalan dengan Riyanto (18) Warga Tiyuh (Desa) Margodadi Rk 2, Tumijajar, itu bermulai dari media sosial pada tahun 2017 silam melalui Facebook.

Baca Juga :  Mewakili Pjs. Bupati Pesibar, Audi Marpi Menutup Pelatihan Pendidikan PGNI

Selama berkenalan enam bulan lebih, dirinya mengaku sudah berkali-kali disetubuhi Riyanto.

“Pertama kejadiannya di rumah ini bulan Maret 2018, sebelumnya kami memang tidak ada hubungan, sebatas teman saja. Namun saat itu dia memaksa saya, karena saya tidak mau, kemudian saya didorong hingga tidur terlentang dan pelaku langsung melampiaskan Nafsu bejatnya,” kata IY.

Dijelaskan IY, jika Riyanto mengetahui jika dirinya hamil, tapi hingga kini tidak bisa dihubungi.

“Karena tidak mau bertanggung jawab, saya didampingi ayah, dan kakak ipar saya laporkan pelaku di Polsek Tumijajar, pada bulan Agustus 2019 kemarin, kemudian pihak Polsek meminta kami langsung laporkan ke Polres Tulang Bawang (Tuba) saja. Keesokan harinya kami juga langsung mendatangi Polres Tuba untuk melaporkan kejadian ini. Dan saya ada surat tanda bukti lapor dari Polres dengan No Laporan LP/B-205/VIII/2019/ Polda Lampung/Res Tuba tanggal 30 Agustus 2019, duan bulan yang lalu, namun hingga kini pelaku masih bebas bak kebal hukum, ada apa?,” terangnya. (Toni/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed