oleh

CSR Berubah Jadi Ajang Pungli

-HEADLINE, KOTA-114 views

PAK Polisi, sebaiknya lekas periksa oknum pencatut pemasangan baru listrik di Kabupaten Tulangbawang Barat. Soalnya, pihak PLN bilang pemasangan baru itu gratis, tapi kok warga diminta bayar Rp600 ribu.


PROGRAM bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) KWH yang diberikan PT PLN untuk membantu warga Tuba Barat diduga telah berubah menjadi ajang pungli oknum nakal.

Kepada Haluan Lampung, warga yang awam tentang bantuan itu mengaku diminta membayar Rp600 ribu.

Seperti dituturkan Wagiyem (56), satu dari 53 penerima CSR KWH PLN warga Tiyuh (Desa) Tirta Makmur.

“Saya diminta membayar Rp600 ribu, dan baru saya bayar Rp350 ribu. Sisanya Rp250 ribu harus saya bayar setelah nyala,” ujar warga RK 6 Desa Tirta Makmur ini, Kamis ( (17/10).

Baca Juga :  Sindikat Pengedar Dolar Palsu Dibekuk

Kewajiban bayar awal Rp350 ribu tersebut dibenarkan oleh Kepala Suku-6, Efendi.

“Semuanya sama, dipasang KWH 450 Watt 1R. Untuk administrasinya Rp600 ribu, namun kita tarik dulu Rp350 ribu dulu. Semua atas arahan dari Pak Carik. Dan kata Pak Carik, itu sesuai arahan dari Biro,” jelas Efendi.

Romdon, Sekretaris Tiyuh Tirta Makmur juga mengamini terkait penarikan dana pemasangan CSR KWH PLN tersebut.

“Soal bantuan CSR Kwh itu kita tidak tahu. Tapi kita dapat tawaran dari Kabidnya, namanya Jaelani, orang Dayamurni. Katanya ada subsidi dari PLN tapi pribadi, yaitu 1 R untuk semuanya, kalau di Tiyuh Tirta Makmur ada 53 penerima berikut 1 sekolah Paud, semuanya sama 1 R semua,” jelasnya.

Baca Juga :  Polsek Sukarame Kawal Rapid Tes Masal Gratis

Ramdon juga membenarkan memang ada penarikan Rp600 ribu. Penarikan dana dilakukan oleh masing-masing Pak RK, untuk kemudian disetor ke saya, setelah itu saya juga setorkan ke Kabidnya,” terangnya.

Romdon mengaku tidak menerbitkan bukti penarikan, namun ia memastikan telah menyetor Rp13 juta.

Selain menyebut nama Jaelani, Romdon juga menyebut nama Zulyadi, warga Daya Murni.

“Dia selalu menemani Jaelani. Ngakunya wartawan, tapi saya kurang paham dari media mana. Setahu saya, dia sering memegang proyek-proyek gitu,” bebernya.

Menanggapi itu, Ardian, dari pihak PLN Tulang Bawang Barat menegaskan bahwa program CSR KWH PLN itu gratis.

“Gratis semua. Gak pakai bayar. Ini pasti ada yang tidak beres. Kami segera kroscek di lapangan,” tegasnya.

Baca Juga :  Bioskop Mulai Dibuka, Dinkes Minta Kaji Ulang

Sementara, anggota DPRD Tubaba Paisol meminta pihak kepolisian segera mengusut dugaan pungutan liar (Pungli) tersebut. Sebab berdasar keterangan pihak PLN Tulang Bawang program tersebut gratis semua.(tony)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed