oleh

Jokowi Berbagi Kursi Demokrat Masih Gigit Jari

SUDAH dua hari Jokowi memanggil satu per satu calon menteri-menterinya. Namun belum ada satu pun kader Partai Demokrat yang melambaikan tangan di istana sebagai tanda masuk dalam jajaran kabinet. Jokowi kok tega sih!

KETUA Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas memberikan pernyataan terkait sikap partai menjelang pengumuman kabinet periode kedua Presiden Joko Widodo. Dia mengatakan, Demokrat hanya bisa menunggu dan menonton proses pemilihan anggota kabinet.

Putra Presiden RI Keenam Susilo Bambang Yudhoyono itu menyerahkan sepenuhnya kabinet kepada hak prerogatif presiden. Sehingga Demokrat tidak dapat menilai.

“Kami menyerahkan penuh karena ini kan hak prerogatif presiden ya, tentu partai Demokrat tidak dapat menilai lebih lanjut, kami hanya memberikan apresiasi, kami hanya menonton dan melihat,” katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (22/10).

Baca Juga :  Soal Politik Uang, Ini Kata Yusuf Kohar

Ibas hanya berharap orang yang dipilih adalah orang berkompeten dan memiliki visi misi sesuai dengan Presiden Joko Widodo.

“Semoga yang dipilih adalah orang-orang yang berkompeten, orang-orang yang benar-benar sesuai dengan visi misi pak presiden dan tentu bisa membawa kemajuan terhadap pembangunan dan peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.

Demokrat, menurut Ibas, bakal mendukung penuh pemerintahan Jokowi. Ibas berharap Jokowi memperjuangkan aspirasi kepentingan masyarakat. Demokrat, kata dia, tetap bakal bersikap kritis.

“Kami akan berlaku kritis ketika program program atau kebijakan itu mungkin masih dirasakan belum sesuai dengan masyarakat. Yang penting negara adil, rakyat sejahtera selama ini sama Partai Demokrat, Fraksi Partai Demokrat yang sudah baik dilanjutkan, yang belum baik diperbaiki,” terangnya.

Baca Juga :  50,2% Publik Ingin Pilkada 2020 Ditunda

Ibas menegaskan, tidak menyampaikan sikap resmi Demokrat. Kata dia bakal ada waktunya pandangan resmi Demokrat akan disampaikan.

“Saya tidak dalam konteks menentukan posisi saat ini kita akan mendengarkan lebih lanjut nanti pandangan dari Partai Demokrat,” tutup Ibas. [*/iwa]

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed