oleh

Jokowi Tak Ingkar Janji Panggil Bahlil ke Istana

PRIA ini pernah disebut presiden pantas jadi menteri. Dan, terjadi, karena sudah melangkahkan kaki ke istana memenuhi panggilan Jokowi.

Dia adalah Bahlil Lahadalia, mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Bahlil sudah melambaikan tangannya di Istana, kemarin.

Tak banyak yang mengenal pria ini, meski sempat menjadi Ketua HIPMI selama 4 tahun (2015-2019).

Bahlil lahir di Maluku Utara, 7 Agustus, 43 tahun silam.

Ia berasal dari keluarga yang kurang mampu. Sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar, Bahlil membantu perekonomian keluarga dengan berjualan kue. Saat SMP dia pun sempat menjadi kondektur dan menjadi sopir angkot saat duduk di bangku SMEA.

Bahlil menghabiskan masa kuliahnya di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura, Papua. Semasa kuliah, dia dikenal aktif menjadi pengurus senat mahasiswa hingga bergabung di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang membawanya menduduki posisi puncak sebagai Bendahara Umum PB HMI.

Baca Juga :  DPP PAN Terbitkan SK Kepengurusan PAN Lampung

Pada 2003, namanya terdaftar di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) tingkat kabupaten, provinsi, hingga ke pengurus pusat. Setelah memiliki berbagai pengalaman dalam organisasi dan memiliki pekerjaan bergaji tinggi, Bahlil memutuskan keluar dari pekerjaannya dan mendirikan perusahaannya sendiri.

Dengan melihat begitu banyak sumber daya alam yang melimpah di tanah Papua, dia menjadikan peluang untuk membuka usahanya. Saat ini Bahlil memiliki 10 perusahaan di berbagai bidang di bawah bendera PT Rifa Capital sebagai holding company.

Pada 2015, kariernya sebagai pengusaha lengkap saat Munas Himpungan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), peserta memilihnya menjadi Ketua Umum HIPMI untuk periode 2015–2019.

Presiden Jokowi pada bulan Mei lalu sudah memberi sinyal bahwa Bahlil cocok untuk menjadi menteri. “Saya lihat-lihat adinda Bahlil cocok jadi menteri,” katanya saat memenuhi undangan buka bersama dengan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Pusat, Minggi, 26 Mei 2019.

Baca Juga :  50,2% Publik Ingin Pilkada 2020 Ditunda

“Dilihat dari samping, dilihat dari atas sampai bawah, cocok jadi menteri pinter membawa suasana.” (to/iwa)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed