oleh

Spesialis Curanmor di Persawahan Diringkus

PRINGSEWU – Pria 43 bernama Susilo alias Sus ditangkap Polsek Sukoharjo Polres Tanggamus. Pasalnya ia dipersangkakan sebagai pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor).

Bahkan dari warga Pekon Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu, petugas juga mengamankan sepeda motor Suzuki Shogun warna Biru hitam Nopol 8608 UV hasil kejahatan.

Dari penangkapan tersebut terungkap, ternyata selama ini tersangka adalah spesialis pencuri motor di pesawahan dan perkebunan di Kecamatan Sukoharjo.

Sebab, berdasarkan pengakuan tersangka yang berprofesi sebagai buruh muat genteng itu, telah 7 kali melakukan pencurian motor di pesawahan dan perkebunan.

Kapolsek Sukoharjo Polres Tanggamus Iptu Deddy Wahyudi, SH mengungkapkan tersangka Susilo alias Sus ditangkap kemarin Selasa (22/10/19) pukul 15.00 Wib.

Baca Juga :  DAK PUPR Tanggamus Fokus Rehabilitasi Irigasi

Penangkapan tersangka berdasarkan laporan tanggal 14 Oktober 2019 tentang Tindak Pidana pencurian dengan pemberatan sepeda motor (Curat Ranmor atas nama korbannya Sardi (56) warga Pekon Pandansari Selatan Kecamatan Sukoharjo Pringsewu.

“Hasil penyelidikan, tersangka dapat teridentifikasi dan ditangkap di Pekon Panggung Rejo, dikuatkan dengan adanya sepeda motor milik korban yang dikuasainya,” ungkap Iptu Deddy Wahyudi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM, Rabu (23/10).

Iptu Deddy menjelaskan, bahwa Curanmor terjadi bermula pada saat korban berangkat dari rumah untuk pergi kesawah menyiram tanaman gambas dengan menggunakan sepeda motor Suzuki warna Biru hitam Nopol 8608 UV.

Setibanya di lokasi korban memarkirkan kendaraanya di pinggir kebun yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi sawahnya. Namun saat hendak pulang, sepeda motornya telah hilang.

Baca Juga :  Aksi Demo Tuntut Pembatalan HGU PTPN 7 di Waykanan

Tersangka dalam penuturannya mengaku sepeda motor yang dicurinya baik dipesawahan maupun perkebunan sebanyak 7 kendaraan sejak tahun 2018, dimana 6 unitnya telah dijual ke Lampung Barat.

Ia juga mengaku setiap motor rata-rata dijualnya seharga Rp. 400 ribu dan uangnya dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Sejak 2018 sudah 7 sama yang ini, yang lain saya jual rata-rata Rp. 400 ribu. Uangnya sudah habis dipakai sehari-hari,” ucapnya. (Rls/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed