oleh

Korban Pembunuhan oleh Anak Kandung, Pemakaman Kemat Diiringi Doa dan Salawat

PRINGSEWU – Ahmad Kasian alias Kemat, korban pembunuhan oleh anak kandungnya dimakamkan di pemakaman umum Dusun Buminoto, Pekon Bumiratu, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Kamis (24/10) siang.

Namun, sebelum menunju peristrahatan terakhirnya, prosesi secara agama Islam dilakukan sejak dimandikan, mengkafani hingga disholatkan di ruang tengah rumah tepatnya di RT. 01 RW. 03 Pekon Bumi Ratu.

Setelah selesai seluruh prosesi, keranda berisi jenazah korban diangkat dari dalam menuju kendaraan pengangkut menuju pemakaman yang berjarak 1 kilometer dari rumah duka.

Disana banyak warga baik laki-laki maupun perempuan melantunkan doa-doa melepas kepergian jenazah pria yang dikenal supel dalam pergaulan sehari-hari-hari itu.

Tampak juga kepala pekon/desa Bumi Ratu Ratu Ismail, Bhabinkamtibas Polres Tanggamus Bripka Yohanes Andrianto dan Babinsa turut mengantarkan jenazah bersama puluhan warga setempat.

Baca Juga :  Penyaluran BLT Bagi Pelaku UMKM di Lambar Menuai Polemik

Menurut Saring, selaku tokoh agama yang merupakan teman kakek Kemat, almarhum semasa hidupnya merupakan orang yang sangat baik serta dalam kesehariannya berbahasa sangat santun.

Sebagai teman, ia merasa sangat kehilangan sosok Kemat, pria berjiwa seni dan sering memberikan contoh baik kepada pemuda-pemuda dan warga sekitar rumahnya.

“Tentu kami sangat kehilangan, karena pak Ahmad Kasian semasa hidupnya sangat baik, ramah bahkan sering memberikan contoh kepada pemuda-pemuda disetiap acara riungan,” kata Saring diwawancarai usai pemakaman.

Sementara itu, Kepala Pekon Bumi Ratu Ismail mengaku sangat berduka dan prihatin atas kejadian yang menimpa almarhum. Ia mendoakan almarhum diterima amal ibadahnya semasa hidupnya dan keluarga yang ditinggalkan dapat tabah.

Baca Juga :  Pemkab Bengteng Akui Pelayan Publik Pringsewu Lebih Baik

“Kami dan masyarakat Bumi Ratu, turut berduka cita atas meninggalkan pak Ahmad Kasian, semoga almarhum dalam keadaan husnul khotimah,” ucap Ismail di kediamannya.

Kemudian, Ismail berpesan kepada masyarakat khususnya warga Pekon Bumi Ratu agar mendidik anak-anaknya ke arah pendidikan agama sehingga kejadian tersebut tidak terulang di Pekonnya.

“Mari bersama-sama mendidik anak-anak kita dengan ilmu agama yang baik sehingga tidak terjerumus kepada hal buruk serta anak-anak kita dapat berguna bagu nusa dan bangsa serta agama,” pesannya.

Ditempat sama Bhabinkamtibmas, Bripka Yohanes Andrianto juga menyampaikan berbela sungkawa atasnama Polsek Pagelaran Polres Tanggamus.

Bripka Yohanes berharap kedepannya, apabila terjadi permasalahan sekecil apapun agar diselesaikan dengan kepala dingin, musyawarah secara kekeluargaan.

Baca Juga :  Polres Lampura Amankan Tiga Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

“Apabila permasalahan tidak juga selesai ditingkat keluarga, kami Bhabinkamtibmas dan kepala pekon siap memediasi guna mencari solusi terbaik dan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” tuturnya. (Her/Yuda/JJ)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed