Tiga Pengguna Sabu Dibekuk

0
5

Bandar Lampung, Tiga tersangka penyalahguna narkotika jenis sabu diamankan Satuan Reserse Keiminal Polsek Telukbetung Utara, Bandar Lampung. Satu dari tiga tersangka mengaku sabu yang diamankan itu merupakan kiriman dari Rumah Tahanan (Rutan). Hal ini terungkap saat ekspos kasus di Mapolsek setempat, Selasa,( 5/11- 2019).

Tiga tersangka tersebut yakni Robi warga Kelurahan Gulak Galik, Kecamatan Telukbetung Utara; Aldo dan Hendri warga Kelurahan Kupang Kota, Telukbetung Utara.

Kapolsek Kompol Indra Herlianto mengatakan penangkapan ketiga tersangka ini dilakukan pada 26 Oktober lalu sekitar pukul 04.00 WIB.

Informasi berawal dari masyarakat bahwa ada sekumpulan pemuda yang sedang pesta narkotika di Jalan Warsito, Gang Tanggamus Pejanggalan, Kelurahan Kupang Kota, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandar Lampung.

Setelah dilakukan penyelidikan, Tim Opsnal Polsek TBU mendapati para tersangka penyalahgunaan dan langsung melakukan pengamanan terhadap ketiganya.

Lalu anggota Opsnal melakukan introgasi dan penggeledahan terhadap badan dan pakaian para pelaku. Anggota menemukan 5 bungkus paket sabu yang disimpan di helm tersangka Robi dan dua bungkus plastik kecil sisa pakai.

Selanjutnya, ketiga tersangka dibawa ke Mapolsek TBU guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Informasi awal kami dapatkan dari masyarakat, setelah dilakukan penyelidikan anggota kemudian mengamankan tiga tersangka ini berikut barang bukti narkotika jenis sabu,” kata Kapolsek.

Berdasarkan pengakuan tersangka Robi, dia mendapatkan narkoba jenis sabu tersebut sebanyak 3 gram yang dibagi menjadi 40 paket kecil.

“Tiga paket itu saya pecah menjadi 40 paket, jumlahnya kurang tahu karena gak ditimbang, ditakar aja pak. Saya yang paketin, orangnya ngomong 3 J ,” kata tersangka.

Dia mengaku jika narkoba itu dikirimkan oleh salah satu warga binaan yang mendekam pada salah satu Rumah Tahanan (Rutan) yang ada di Kota Bandar Lampung. “Dapet dari dari Rutan Way Huwi. Namanya Franggi, lewat HP komunikasinya,” katanya.

Menurut tersangka, bandar yang mengiriminya barang dari dalam Rutan itu merupakan temannya nongkrong selama ini. “Kenal dari lungsir, kawan nongkrong.

Ngambilnya di tiang listrik Bhakti Utama, ditaruh di tiang listrik aja. Ada yang mengantar, saya cuman di telepon suruh ambil barang disitu,” kata Robi.

Dia membenarkan jika mendapatkan kiriman dari Rutan sebanyak 3 gram untuk dijual di wilayah Kota Bandar Lampung. “Dijual per paketnya Rp100 ribu kalau di total dapet 10 jutaan,” pungkasnya.ant

Haluan TV APK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here