Workshop Bawaslu, Pilkada Serentak dan Isu Klasik Pelanggaran Pemilu

0
1

BANDARLAMPUNG – Menjelang Pilkada serentak pada 2020 mendatang di 8 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung melangsungkan Workshop Eksaminasi Peraturan Perundang-Undangan yang mengangkat tema “Hambatan, Tantangan, Dalam Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020”.

Acara tersebut dihadiri oleh Muhammad Teguh selaku Komisioner Bawaslu Lampung Divisi Hubungan Masyarakat, Divisi Hukum Bawaslu Lampung Tamri, Antonius Cahyalana Komisioner KPU Lampung Divisi Partisipasi Masyarakat dan juga hadir Dr. Kahiruddin Tahmid, SH. MH Dekan Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung, serta jajaran Bawaslu dari 15 kabupaten/kota Se-Provinsi Lampung.

Acara tersebut berlangsung di Hotel Emersia dan Resort di jalan Wolter Monginsidi, Bandarlampung. Kamis (7/11)

Dalam kesempatan acara tersebut, Antonius, Komisioner KPU Provinsi Lampung Divisi Partisipasi Masyarakat mengatakan bahwa Pilkada serentak akan dilaksanakan pada Rabu, 23 September 2020.

Dan sesuai PKPU 15/2019 tentang tahapan, program dan jadwal pilkada, pihaknya akan melakukan berbagai persiapan mulai anggaran melalui NPHD di 8 kabupaten/kota yang sudah dilaksanakan. Setelah itu rekruitmen anggota KPU di kabupten/kota yang akan diumumkan 5 orang terpilih oleh KPU RI

“Data pemilih menjadi isu yang krusial karena selalu ada perbaikan untuk melindungi hak pilih masyarakat,” Ungkapnya.

Dr. Khairuddin Tahmid, dalam kesempatan itu mengatakan, pilkada serentak yang sudah dimulai sejak 2015 selalu memunculkan isu-isu klasik, seperti pelanggaran kode etik, lemahnya integritas penyelenggara serta belum tegaknya penindakan pelanggaran pemilu.

“Pelanggaran politik uang, manipulasi suara, dan
lain-lain pelanggaran pemilu selalu mewarnai pelaksanaan pilkada. Ini seharusnya menjadi perhatian kita bersama,” kata Dekan Fakultas Syariah itu. (Refky)

Haluan TV APK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here