oleh

Gelar Pelatihan Film Pendek KPI Mulai Mengudara

Bandarlampung – Dalam rangka mengembangkan potensi keilmuan dari salah satu point sebagai konsentrasi di Jurusan Komunikasi Dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Jurusan KPI gelar agenda Pelatihan Pembuatan Film Pendek dengan mengangkat tema “menggali potensi kreatif mahasiswa melalui film pendek” yang menghadirkan pembicara seorang Praktisi Film Lampung, yakni Dede Safara Wijaya.

Acara tersebut berlangsung di Gedung Ruang Seminar FDIK Lantai III, acara yang diikuti oleh mahasiswa jurusan KPI tersebut berjumlah 70 orang mahasiswa, dan acara tersebut dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Dakwah dan ilmu Komunikasi Prof. Dr. Khomsahrial Romli, M.Si.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Hadiri Pembukaan Bimtek Aparatur Industri Tahun 2020

Dalam kesempatan itu, khomsahrial romli mengatakan bahwa agenda ini slaah satu upaya untuk menggali potensi mahasiswa dan membekali diri untuk menciptakan sebuah karya dalam konteks dunia perfileman yakni film pendek.

“Pelatihan ini di selenggarakan dalam rangka melatih kemampuan mahasiswa di bidang pembuatan film pendek agar ketika terjun ke dua tersebut sudah punya kemampuan, smoga acara ini kedepan mampu membawa perubahan positif untuk mahasiswa jurusan KPI,” Kata Dekan FDIK yang juga penulis buku Komunikasi Masa itu.

Sementara itu, menurut Apun Saifudin Kepala Jurusan (Kajur) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) mengatakan, agenda pelatihan ini agar mahasiswa mampu mengexplor diri dan kemampuannya kedepan dalam dunia perfilman.

Baca Juga :  Bingkisan Semangat untuk Veteran di Bandar Lampung

Ditanya soal kedepan akan menjadi program tahunan di jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) FDIK. Begini kata kepala jurusan itu.

“Terkait itu, Sedang kita upayakan untuk menjadi program prioritas di jurusan KPI, karena targetnya, agar terpacu juga bersaing dalam pengembangan kreatifitas secara fast, focus, fairly, and fun,” Paparnya kepada haluan lampung.

Lanjutnya, bukan itu saja, KPI FDIK akan menguatkan Jejaring kemitraan dengan berbagai pihak dalam pengembangan programnya, sehingga pengetahuan, wawasan serta keterampilan mahasiswa terkoneksi dengan berbagai kemajuan yg terjadi, jelasnya.

Sementara itu, Dede Safara Wijaya mengatakan ada hal yang penting untuk di pahami sebelum melakukan pelatihan ini, yakni perbedaan dan esensi dari film pendek itu sendiri.

Baca Juga :  Ibu Riana Sari Arinal Serahkan Bantuan 580 Paket Sembako kepada Anggota Koperasi Mina Jaya

“Film pendek memiliki ciri khas sendiri, dan biasanya film pendek harus memperhatikan artistik dalam film dan tidak perlu banyak basa-basi serta tidak memasulkan adegan-adegan yang tak penting,” kata penggitan film lampung itu, saat mengisi pelatihan film pendek di ruangan seminar gedung dekanat fakultas dakwah dan ilmu komunikasi itu.

Lanjut dede, dan yang terpenting lagi yakni, berkarya dimulai dari film pendek sangat penting karena sutradara sukses berawal dari membuat film pendek. Tuturnya, kepada peserta pelatihan film pendek.(Refky)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed