Investasi UEA Capai Rp 2.282 Triliun

0
12

JAKARTA,Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, potensi nilai investasi Uni Emirat Arab (UEA) di Indonesia mencapai 163 miliar dollar AS, atau setara Rp 2.282 triliun (kurs Rp 14.000 per dollar AS).

Ia menyebut nilai investasi itu akan tersebar pada empat sektor yakni energi, periwisata, infrastruktur dan hilirisasi. “Jadi, angka yang sangat besar sekali,” ujar Luhut ditemui di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Jumat (15/11/2019).

Mantan Komandan Satgas Tempur Khusus Koppasus di Timor Timur itu mengatakan, nilai investasi fantastis itu bisa masuk ke Indonesia secara bertahap dalam 4 tahun ke depan atau hingga 2023 mendatang. Luhut menyebut, dari sekian banyak dana investasi yang akan masuk dari UAE, sektor energi paling mendapatkan suntikan terbesar.

“Untuk energi hampir 50 persen, hilirisasi ada 23-25 persen. Angka sementara ini, berkembang ke atas bukan ke bawah itu 163 miliar dollar AS, kalau saya enggak salah angkanya. Sekarang kami jamin satu-satu dengan Pak Bahlil (Kepala BKPM) tadi,” kata dia.

Pemerintah yakin dengan diterapkannya omnibuslaw, maka akan memudahkan pihak investor berinvestasi di Indonesia. Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia gencar menawarkan berbagai macam sektor kepada investor asing.

“Badalah Adnoc (Abu Dhabi National Oil Company) dari Abu Dhabi mau masuk itu angkanya bisa 14 miliar dollar AS. Jadi, itu masuk lagi, dari 6 miliar dollar AS jadi 8 miliar dollar AS. Karena presiden sudah kasih perintah dengan menggunakan tadi omnibuslaw, kami akan jalan jauh lebih cepat daripada tahun-tahun lalu,” ujarnya.

Sementara, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menjelaskan, pertemuan hari ini membahas masalah sinkronisasi terhadap potensi investasi yang akan dilakukan tahun 2020. Beberapa waktu lalu, BKPM melaporkan kepada Presiden Joko Widodo bahwa nilai investasi yang eksisting terdaftar di lembaganya sudah ada Rp 700 triliun.

“Tetapi, kami lihat dari perpaduan data yang tadi itu juga ada potensi untuk bisa sampai Rp 1.000 triliun lebih. Angka-angka pastinya nanti setelah ada izinnya sudah masuk, baru kami umumkan. Tapi yang jelas, investasinya di atas Rp 1.000 triliun,” kata dia. ant

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here