Ahmad Bastian Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

0
1

LAMPUNG SELATAN – Anggota DPD RI Drs. Hi Ahmad Bastian SY, sosialisasikan 4 pilar berbangsa dan bernegara, di Desa Sabah Balau, Keccamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (24/11).

Sosiaslisasi ini dihadiri puluhan mahasiswa/mahasiwi UIN Raden Intan Lampung.
Di kesempatan itu, Ahmad Bastian menjelaskan, untuk mewujudkan masyarakat yang sadar akan konstitusi tentunya tidaklah hal yang mudah.

“Perlu adanya penyebaran pemahaman yang utuh dan secara menyentuh kepada generasi bangsa untuk sadar memahaminya. Maka itu perlu diadakannya kegiatan sosialisasi,” jelasnya.

Ia berharap, melalui kegiatan sosialisasi yang menyeluruh peserta dapat secara sadar memahami nilai – nilai empat pilar bangsa dan ketetapan MPR sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dengan demikian terdapat kesepahaman yang utuh untuk mendorong terwujudnya bangsa indonesia yang berkonstitusi,” jelasnya.

Menurut Bastian, sosialisasi 4 pilar berbangsa dan bernegara dapat menjadi referensi mahasiswa generasi penerus untuk melakukan Counter Attack Paham Neo Kolonialisme dan Neo Imprealisme yang hanya menguntungkan masyarakat menengah keatas dan merugikan masyarakat menengah ke bawah.

“Keprihatinan para mahasiswa/ mahasiswi akan betapa pentingnya nilai- nilai luhur bangsa indonesia yang tertuang dalam UUD 1945, sehingga dapat menyadarkan kita semua terhadap berbagai peristiwa yang berkaitan dengan suku, anatomi, ras dan agama (SARA) yang terjadi akibat perilaku kalangan yang kurang mengamalkan butir- butir pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.

Ditambahkannya, empat pilar yang disampaikan adalah, pancasila, sebagai ideologi dasar bangsa Indonesia. UUD 1945, hukum dasar negara Indonesia sekaligus konstitusi pemerintahan.

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), bentuk negara indonesia yang dianggap sudah final, tidak perlu diperdebatkan sebagai bentuk negara.

Dan Bhinneka Tunggal Ika adalah sebagai perwujudan keragaman bangsa indonesia yang terdiri dari suku bangsa bahasa dan agama namun tetap satu, sebagai tanda kematangan berbangsa, dan harus terus menjadi semangat generasi muda dalam kehidupan sehari- hari. (Syarif/JJ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here