oleh

Pasangan BERANI II Tidak Ingin Lawan Tabung Kosong

Petahana kandidat pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Way kanan, Pasangan BERSNI II Bersama Raden Adipati Surya dan Edward Anthony tidak ingin melawan kotak kosong pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 23 September 2020 mendatang.

Hal itu menurutnya tidak baik untuk demokrasi di Kabupaten Waykanan. Ia pun mempersilahkan kepada lawan politiknya bersaing secara sehat.

Meski demikian, Adipati sendiri mengaku akan menjalin komunikasi dengan semua partai politik terutama yang membuka penjaringan.

“Hampir semua parpol saya ajak komunikasi seperti PDIP, Golkar, NasDem, Hanura dan sekarang PKS. Saya tidak menganut politik borong parpol, saya tidak ingin melawan kotak kosong, kalaupun itu terjadi itu bukan keinginan saya,” kata Ketua DPC Partai Demokrat ini usai pendalam visi dan misi di kantor DPW PKS Lampung, Selasa (7/1/2020) malam.

Baca Juga :  Menjijikkan! Ribut Mulut Yusuf Kohar Vs Lurah

Terkait dengan pendalam visi dan misi di PKS, Adipati menyatakan bahwa dirinya menyampaikan program apa yang sudah dilakukan selama hampir 4 tahun ini dan harapan untuk di periode keduanya.

“Hari ini kita diundang memaparkan visi dan misi, tentu saya sebagai petahana terlebih dahulu saya sampaikan apa yang sudah saya lakukan bersama Bapak Edward selama 4 tahun ini, dan apa yang menjadi harapan jika terpilih kembali di periode kedua,” jelasnya didampingi anggota DPRD Lampung Fraksi Demokrat, Deni Ribowo.

Adipati menyebut PKS seperti rumahnya sendiri dan merupakan salah satu parpol pengusung pada pilkada 2015 yang lalu.

“Demokrat sendiri sudah memiliki 11 kursi, artinya sudah cukup penuh mengusung sendiri, tapi saya datang ke PKS ini karena saya merasa PKS ini seperti rumah saya sendiri dan saya berharap PKS dapat berkoalisi kembali,” tegasnya.

Baca Juga :  Bravo, Ike-Zam Lolos Perbaikan Berkas Dukungan

Sementara Ketua DPW PKS Lampung Mufti Salim menambahkan, partainya hanya melakukan pendalaman visi dan misi Adipati-Edward Antoni, belum ada calon lainnya.

“Ke depan, mereka akan memprioritaskan pembangunan SDM (sumber daya manusia) dan ekonomi. Kalau kemarin kan prioritas adalah pembangunan infrastruktur. Karena kan kita ketahui bahwa PKS sangat konsern dengan SDM,” ungkap anggota DPRD Lampung ini.

Selain itu, kata Mufti, PKS menambahkan penawaran visi dan misi yakni keamanan dan pemberantasan narkoba, karena daerah Waykanan masih sangat rawan.

“Karena narkoba dan keamanan di Waykanan masuk zona merah, maka PKS menawarkan hal tersebut untuk menjadikan prioritas, dan Pak Adipati tadi mengakui akan hal itu, jadi itu yang akan diprioritaskan pada periode kedua, ” tutupnya. (*)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed