oleh

Pelukis Itu Tinggal di Kabupaten Mesuji

Mesuji–Tak banyak yang tau jika sejak tahun 1999 di Desa Gedung Ram, Tanjung raya Mesuji, menetap seorang pelukis Ari Susiwa Manangisi dengan segudang penghargaan dan ratusan karya lukisnya yang telah banyak dikenal di dalam maupun diluar negeri, sabtu (18/01/2020).

Pria yang memiliki bakat melukis sejak kecil ini lahir di Lubuk Linggau Sumatera Selatan 68 tahun yang lalu, bakat yang ia miliki berhasil menelurkan ribuan karya seni bertaraf nasional juga internasional, ini dibuktikanya pada kisaran tahun 2006 mengikuti pameran di negara China.

Tak hanya itu, ratusan karyanya juga terpampang menghiasi salah satu hotel yang berada di negara Amerika tepatnya di daerah Hawai.

Baca Juga :  Satu Orang di Mesuji Terkonfirmasi Positif Covid-19, Dinkes: Jangan Panik

” Kalau pameran berapa puluh kalinya udah lupa lah, tapi kalau yang di china sekitar tahun 2006, terkait lukisan yang di hawai itu dulu memang ada kolektor besar yang memesan lukisan ke saya, selepas itu sempat ada tawaran untuk bekerja dengan mereka namun saya pikir jauh terus saya gak pandai bahasa inggris, jadi saya tolak, ” ucapnya pada crew media saat berkunjung di kediamanya.

Selain lukisan lukisan besar dengan bermacam macam corak, lelaki keturunan betawi berdarah makasar ini juga berhasil membuat beberapa komik.

Meski kiprahnya di dunia seni lukis dimulai pada tahun1970 namun ia tak memungkiri bahwa karyanya dapat bersaing di taraf nasinal baru ia dapati kisaran tahun 2001 manakala berhasil manyabet penghargaan dari Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia kala itu.

Baca Juga :  Hati-hati Melintas Jalan Mandek, Kawat Tajam Bahayakan Pengguna Jalan

karirnya terus ia bangun hingga even terakhir pada tahun lalu Ari juga didaulat oleh Walikota Bandar Lampung Herman HN, sebagai salah satu tutor para pelukis pada lukisan yang berada di dinding-dinding underpras universitas lampung.

Saat ditanya kiprahnya kedepan akan seperti apa, pria yang keseharian berpenampilan sederhana ini ternyata memiliki cita cita yang luhur.

” sekarang ini usia sudah lanjut mas, saya akan lebih banyak dirumah serta berusaha memberikan kontribusi kepada kabupaten kita ini melalui karya saya, insyaallah saya akan mendirikan sanggar atau sekolah seni lukis, mudah mudahan secepatnya bisa saya realisasikan karena memang keinginan saya sejak lama, ” jelasnya, (rado haluanlampung)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed