oleh

Boeing Cari Pinjaman Sebesar Rp.136 Triliun

WASHINGTON, Produsen pesawat Boeing sedang dalam pembicaraan dengan bank-bank untuk mendapatkan pinjaman 10 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 136 triliun.

Antara mengutip dari CNBC, Selasa (21/01/2020) menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, itu dilakukan karena perusahaan megalami krisis finansial.

Yakni sejak dari dua kecelakaan fatal pada pesawat 737 Max yang membuat perusahaan tak bisa menjual jenis pesawat tersebut. Boeing sejauh ini diketahui telah mendapatkan pinjaman setidaknya 6 miliar dollar AS dari bank.

Menurut sejumlah analis, likuiditas bukan masalah yang mendesak, tetapi utang baru menunjukkan Boeing menopang keuangannya di tengah krisis finansial akibat dari dua kecelakaan maut.

Jumlah yang ingin dipinjam Boeing lebih dari yang diperkirakan beberapa analis. Misalnya, Jefferies awal bulan ini memperkirakan Boeing akan menerbitkan surat utang 5 miliar dollar AS pada kuartal ini.

Namun, jumlah tersebut mengalami kenaikan karena layanan 737 MAX mengalami penundaan mengancam adanya kenaikan biaya operasional. Termasuk, masalah perangkat lunak baru yang diungkapkan oleh perusahaan minggu lalu.

Boeing bulan ini menghentikan produksi pesawat bermasalah pada bulan ini. Namun, Boeing awal bulan ini mengatakan tidak berencana untuk memberhentikan 737 pekerja Max dan mengatakan mereka akan dipindahkan ke bagian lain. Boeing juga akan merekomendasikan pilot menjalani pelatihan simulator, proses yang memakan waktu dan mahal, sebelum jet dapat terbang lagi. ant

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed