oleh

Polda Bongkar Jaringan Narkoba, Sita Sabu 1,2 Kg

Bandar Lampung – Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung mengungkap peredaran jaringan sabu antarprovinsi yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) Kementerian PU-PR.

Pelaku ditangkap di halaman parkir Tango Hostel, Jalan Sultan Agung, Labuhanratu, Kecamatan Kedaton, Selasa, (11 Februari 2020).

Dirresnarkoba Polda Lampung Kombespol Shobarmem mengatakan dari tangan pelaku Joni Efendi (46), warga Perumahan Bukit Kemiling Permai, diamankan barang bukti berupa dua paket narkotika jenis sabu dengan berat sekitar 1,2 kilogram yang dibungkus dalam kemasan teh tiongkok.

Barang tersebut berasal dari Aceh dan akan diedarkan di Lampung.
“Ini sindikat antarprovinsi yang kami dapatkan infonya dan kami lidik,” ujarnya, Rabu, (12 Februari 2020).

Dari pengembangan sementara aparat masih mencari pemasok dan penerima barang haram dengan jumlah besar tersebut. Dari pengakuan pelaku, ia hanya disuruh seseorang berinisial S.

Kasus ini merupakan pengembangan dari penangkapan dua pelaku sebelumnya, yakni Asep pada Desember 2019 dan Supiyandi pada Januari 2020 lalu. Dari penangkapan keduanya disita barang bukti 500 gram sabu.

Namun, aparat masih mengejar satu pelaku yang melarikan diri saat penangkapan. “Pada saat penangkapan S melarikan diri dan masih kami kejar,” katanya.

Sementara pelaku awalnya mengelak merupakan seorang ASN instansi suatu kementerian di Lampung. “Saya cuma swasta, kerja-kerjain proyek, Mas,” katanya.

Namun, ketika didesak mengaku oleh aparat, ia pun membenarkan statusnya ASN. Dia mengaku sudah dua kali menjadi kurir untuk menyerahkan barang haram tersebut kepada S. Saat pertama mengirim mendapatkan upah Rp500 ribu. “Cuma sekali itu juga Rp500 ribu, yang kedua ini belum,” ujarnya.ant

Tulis Komentar

News Feed

Artikel ini telah dilihat : 9 kali.